Jembatan Penghubung Terputus Puluhan Guru Nekad Menyabung Nyawa di Tengah Deras Air Sungai

45
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Selayar – Banjir bandang yang pada hari, Kamis (13/12) dini hari lalu memutus akses penghubung antara Dusun Reaiya, Lalemang, dan Dusun Timoro, kampung Jammeng di Desa Patilereng, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan, melumpuhkan hampir seluruh aktivitas warga.

Pasca terputusnya jembatan penghubung di perantaraan Dusun Pinang Jaya dan Resinya, puluhan guru dan tenaga pendidik, bahkan nekad menyeberangi serta menerobos derasnya aliran sungai demi untuk bisa sampai ke tempat bertugas dan menunaikan kewajiban sebagai seorang abdi negara di bidang dunia kependidikan.

Sudah dua hari ini, guru dan tenaga pendidik, nekad menyabung nyawa dengan melintasi arus banjir bandang yang dipicu oleh hujan lebat berintensitas tinggi.

Advertisement

Guru TK Raudhatul Atfhal Aqil Pradana Lembang Jaya, bersama dengan sejumlah tenaga guru lain dari UPT SDN Reaiya No. 30 Kepulauan Selayar, SMP Satap No. 41 Kepulauan Selayar (Jammeng) , dan guru UPT SDN 103 Kepulauan Selayar (Jammeng), tak punya pilihan lain untuk bisa tetap sampai ke tempat bertugas, kecuali harus melawan derasnya aliran air sungai. (FS/Endang)

BAGIKAN