Jembatan Darurat Segera Dibangun di Perbatasan Patilereng Kampung Jammeng

44

SULSELBERITA.COM. Selayar – Jembatan darurat segera dihadirkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Provinsi (PU PR) Sulawesi Selatan melalui kolaborasi kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar.

Rencana kegiatan pembangunan jembatan darurat bertujuan untuk membuka keterisoliran akses darat antara Dusun Reaiya, Lalemang, Desa Patilereng, dan Dusun Timoro, kampung Jammeng, Kecamatan Bontosikuyu, pasca terputusnya jembatan penghubung di perantaraan Dusun Pinang Jaya dan Reaiya yang diterjang banjir bandang, pada hari, Kamis (14/12).

Pernyataan tersebut dilontarkan Kepala bidang darurat dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar, Andi Bahar Arsyad, saat dihubungi wartawan, Jum’at, (15/12) siang.

Pembangunan jembatan darurat rencananya akan dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PU PR) Provinsi Sulawesi Selatan melalui kolaborasi kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Selayar sebagai penyedia kekurangan perangkat dan kebutuhan fasilitas penunjang untuk memudahkan pekerjaan di lapangan, termasuk excavator.

BPBD sendiri akan tetap mengambil peran dalam kegiatan pembangunan jembatan darurat. Namun secara tekhnis, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PU PR) yang akan lebih dominan dalam memainkan peran dalam kegiatan pembangunan jembatan darurat yang di rencanakan akan menggunakan konstruksi batang kelapa tersebut.

Uji ketahanan jembatan darurat ber konstruksi batang kelapa, sepenuhnya ditentukan oleh Dinas PU PR, terang kabid darlog BPBD.(FS)

Keterangan Gambar : Kabid Darlog BPBD Kabupaten Selayar, Sulsel, Andi Bahar Arsyad bersama Kapolsek Bontosikuyu, IPTU Nasruddin, saat meninjau lokasi jembatan ambruk akibat terjangan banner bandang di perantaraan Dusun Pinang Jaya dan Dusun Reaiya, Desa Patilereng.