Pasca Pengumuman Hasil Seleksi Cakades di Takalar, Anggota P2KD Desa Kanaeng Ramai Ramai Mundur

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Sebuah fakta mengejutkan terjadi pasca pengumuman hasil Seleksi Cakades untuk Pilkades serentak Bulan depan.

Pasalnya salah satu desa yang ikut dalam Pilkades serentak tersebut, yakni Desa Kanaeng, Anggota P2KD nya ramai ramai mengundurkan diri. Sabtu, 12/11/2022.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Hal tersebut terungkap setelah surat pengunduran diri anggota P2KD Desa Kanaeng tersebut beredar luas di Media Sosial. Terhitung ada 3 Anggota Anggota P2KD Desa Kanaeng yang mengundurkan diri, yakni: 1.Rosdiana, 2.Ruslan, 3. Munir.

Salah satu Anggota P2KD beralasan mundur karena takut terjafi hal hal yang tidak di inginkan. Alasan yang dikemukan di surat pengunduran diri bermaterai tersebut, tentunya menimbulkan multi tafsir dari masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Jais salah satu anggota DPRD Kab.Takalar komisi I angkat bicara. “Dengan adanya keluhan dari masyarakat beberapa desa, dan beberapa anggota P2KD mengundurkan diri, saya selaku Anggota DPRD komisi 1 DPRD Takalar dari Fraksi PKS meminta kepada panitia P2KD kabupaten agar tahapan Pilkades yang bermasalah di tunda” . Ujarnya. Sabtu, 12/11/2022.

Sebagaimana diketahui, pasca dilakukan pengumuman hasil seleksi Cakades di Takalar, terjadi riak riak bahkan aksi demonstrasi dari beberapa pihak yang merasa tidak puas dan dirugikan, tudingan miring pun dialamakan ke panitia seleksi P2KD kabupaten adanya dugaan kecurangan yang dilakukan dalam seleksi tersebut.

Pos terkait