Sebut PT.SSB Tak Tau Diri? Ikatan Pemuda Mahasiswa Andowia, Gelar Unras,Minta Perusahaan Tambang Perdayakan Masyarakat Lingkar Tambang

166
Advertisement

SULSELBERITA.COM, Konawe Utara -Ikatan Mahasiswa Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara,Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar Unjuk rasa (Unras)dikantor PT.Sinar Sarana Bumi(PT.SSB)

Adapun tuntutan Massa Ikatan Mahasiswa Kecamatan Andowia,meminta agar keberadaan Perusahaan tersebut bisa memberikan dampak positf bagi Masyarakat lingkar tambang atau Lokal,

Ketua Ippmaka muh itong saputra (Jendral lapangan) dalam Orasinya menyampaikan Tuntutan kepada pihak perusahaan untuk merekrut Karyawan masyarakat Lokal, yang dimana perusahaan tersebut beraktivitas dalam bidang pertambangn yang melibatkan beberapa desa yang berada dikecamatan Andowia, yakni Laronanga,Puusuli,dan puuwonua,tutur muh itong saputra,Selasa kemarin (18/10/22)

Advertisement

Kata Muh Itong”Kami tidak perna menolak investasi kepada siapapun  dikampung kami. akan tetapi,perlu mereka ketahui bahwa perusahaan tersebut harus memahami bahwa perusahaan tambang yang sedang beroperasi harus memenuhi kriteria serta adanya perusahaan tambang itu juga dapat menguntungkan masyarakat Lokal, artinya perusahaan itu hadir bukan hadir sekedar untuk merusak Lingkungan, namun keberadaan perusahaan tambang itu harus bisa memberdayakan masyarakat lokal sehingga ada sisi manfaatnya juga untuk masyarakat,ujarnya.

Baca Juga  Cuaca Ekstrim, Bupati Minta Nelayan Hati-Hati Melaut dan Bawa Peralatan Keselamatan

Kata Itong melanjutkan, khususnya keluarga dan orang tua kami dikampung harus diberdayakan sebagai karyawan diperusahaan tersebut,pintanya menegaskan.

Lanjutnya,Sejatinya perusahaan hadir dikampung kami untuk menguntungkan masyarkat bukan untuk menjadi benalu dan merusak tatanan lingkungan.sentilnya.

Namun jika harapan Masyarakat lingkar tambang (lokal) berbanding terbalik Maka, saya pastikan Jika manajmen PT. SSB. tidak menemui kami,dan melakukan klarifikasi dan menemui orang-orang tua kami,guna untuk melahirkan solusi maka kantor ini kami akan segel untuk sementara,kecamnya.

Sebab kata MuhItong,Pihak manajmen (Humas)  saya sudah Ajak. Ketemu berapa kali hanya dijanji saja, katanya

Sehingga ia menduga hal itu juga ,”terkesan kurang ajar dan tidak tau diri,ungkap Muh Itong membeberkan.

Perusahaan datang cari makan dan tidak punya manfaat untuk masyarakat setempat, sebaiknya diusir pulang dan angkat kaki dari bumi Oheo konawe utara,  Tutup Itong menutup pembicaraan dengan awak media

Baca Juga  Pemdes Balang Datu Kembali Bagikan BLT-DD Kepada 161 KK

Hingga berita ini di turunkan, pihak perusahaan belum bisa dikonfirmasi,sebab terkendala akses komunikasi, meski begitu awak media ini akan berupaya mengkonfirmasi dan tetap memberikan hak jawab, sehingga pemberitaan tetap berimbang (HNR)

BAGIKAN