Terkait Tudingan Lakukan Intimidasi Terhadap Wartawan, Kades Pa,rasangan Beru Minta Maaf

57

SULSELBERITA.COM. Takalar,  – Sebagaimana berita yang dimuat media ini sebelumnya, terkait dugaan tindakan kekerasan dan intimidasi yang didiga dilakukan oleh Kepala Desa Pa,rasangan Beru bersama keluarganya, akhirnya yang bersangkutan mengklarifikasi dan meminta maaf. Sabtu, (29/5/2021).

Bersama keluarganya Burhanuddin Daeng Miala Kades Pa’rangan beru mengklarifikasi dan menjelaskan kalau tidak ada kekerasan terhadap wartawan, kalau terkait dengan di suruh keluar dari rumah memang benar karena ada bayi kecil menangis, kata Burhanuddin Daeng Miala

Ia pun menjelaskan bersama keluarganya bahwa itu malam sekitar pukul 20;30 warga datang kerumah ingin meluruskan pokok permasalahan kemaring sore, dimana kades menegur salah satu warganya yang membawa mobil truk dengan muatan tanah.

Sementara anaknya Ardiansyah Daeng Sijaya Saya tidak tahu kalau Dirhan Sibali orang Media dan kami selaku kelurga kades Pa,rasangan Beru minta maaf.

Baca Juga  Mensos: Percepatan Adaptasi Ivovasi Teknologi Sebagai Penunjang Program Kesejahteraan Sosial

,” Kami tidak tahu kalau Dirhan Sibali orang media karena dia langsung ambil hp dan merekam dalam rumah yang sementara dalam situasi panas. dan
kedepannya dengan harapan agar tidak diperpanjang masalah ini, karena ini masalah teguran kepada warga terkait muatan tanah yang tidak tertutup sehingga tanahnya jatuh di jalan.

,,”Warga datang kerumah pak desa sekitar pukul 20;30 WITA ingin meluruskan masalah warga dengan kepala desa, apa lagi kelurga sendiri”.tuturnya keluarga Ardiansyah Daeng Sijaya

Kalau pun ada keluarga mengamuk saat itu karena ada bayi kecil menangis, sehingga saya suruh keluar dan menyangkut ingin konfirmasi saya bilang tunda dulu nanti suasana aman baru kita datang konfirmasi karena dalam suasana panas, tidak nyaman.(*)

Baca Juga  555 Orang Sembuh, Jatim Catatkan Angka Kesembuhan Covid-19 Tertinggi Sejak Maret
Advertisement
BAGIKAN