Terkait Tudingan Lakukan Intimidasi Terhadap Wartawan, Kades Pa,rasangan Beru Minta Maaf

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar,  – Sebagaimana berita yang dimuat media ini sebelumnya, terkait dugaan tindakan kekerasan dan intimidasi yang didiga dilakukan oleh Kepala Desa Pa,rasangan Beru bersama keluarganya, akhirnya yang bersangkutan mengklarifikasi dan meminta maaf. Sabtu, (29/5/2021).

Bersama keluarganya Burhanuddin Daeng Miala Kades Pa’rangan beru mengklarifikasi dan menjelaskan kalau tidak ada kekerasan terhadap wartawan, kalau terkait dengan di suruh keluar dari rumah memang benar karena ada bayi kecil menangis, kata Burhanuddin Daeng Miala

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Ia pun menjelaskan bersama keluarganya bahwa itu malam sekitar pukul 20;30 warga datang kerumah ingin meluruskan pokok permasalahan kemaring sore, dimana kades menegur salah satu warganya yang membawa mobil truk dengan muatan tanah.

Sementara anaknya Ardiansyah Daeng Sijaya Saya tidak tahu kalau Dirhan Sibali orang Media dan kami selaku kelurga kades Pa,rasangan Beru minta maaf.

,” Kami tidak tahu kalau Dirhan Sibali orang media karena dia langsung ambil hp dan merekam dalam rumah yang sementara dalam situasi panas. dan
kedepannya dengan harapan agar tidak diperpanjang masalah ini, karena ini masalah teguran kepada warga terkait muatan tanah yang tidak tertutup sehingga tanahnya jatuh di jalan.

,,”Warga datang kerumah pak desa sekitar pukul 20;30 WITA ingin meluruskan masalah warga dengan kepala desa, apa lagi kelurga sendiri”.tuturnya keluarga Ardiansyah Daeng Sijaya

Kalau pun ada keluarga mengamuk saat itu karena ada bayi kecil menangis, sehingga saya suruh keluar dan menyangkut ingin konfirmasi saya bilang tunda dulu nanti suasana aman baru kita datang konfirmasi karena dalam suasana panas, tidak nyaman.(*)

Pos terkait