Habiskan Dana Desa Puluhan Juta, Pekerjaan Drainase di Desa Topejawa Diduga Jadi Proyek Mubadzir

182

SULSELBERITA.COM. Takalar - Pekerjaan drainase yang menelan anggaran Rp. 47 505 800 dengan volume 123 meter , yang terletak di dusun Kajang Desa Topejawa Kecamatan Mangarabombang terancam tidak berfungsi.

Bagaimana todak, proyek ini diduga tidak direncanakan dengan benar, sehingga yang terjadi, bukannya menyelesaikan masalah, tapi justru menambah masalah.

Menurut salah seorang sumber warga setempat mengungkapkan, bahws masyarakat setempat lebih memilih untuk menutup selokan tersebut ,

"Masyarakat menutupnya kembali dengan tanah, dikarenakan tidak adanya tempat aliran pembuangan akhir air,  yang mengakibatkan air tergenang dalam drainase tersebut dan menimbulkan bau tak sedap". Ujar Sumber inisial S Selasa, (25/5/2021).

Sorotan yang sama juga di ungkapkan oleh ketua LSM Pemantik, Rahman Swandi, "Bukan hanya pekerjaan drainase saja yang tidak jelas asas manfaatnya, proyek PANSIMAS yang menelan anggaran yang sangat besar tetapi belum rampung dan berfungsi sampai hari ini". Ungkap Rahman.

Baca Juga  ULP Sekretariat Pemkab.Takalar, Di Terpa Issu Skandal Pungli

Lanjut dikatakan, "Padahal proyek tersebut dikerjakan pada tahun 2019 namun belum juga tuntas , sehingga patut diduga ada manipulasi anggaran dalam kegiatan proyek tersebut". Tutupnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dengan pihak pemerintah desa untuk perimbangan informasi, namun akan segera dilakukan klarifikasi dalam waktu dekat ini.

Advertisement
BAGIKAN