PMII Cabang di Sulsel Desak Ketum PB Tunjuk Karateker

46

SULSELBERITA.COM. Makassar, – Rencana pelaksanaan konferensi koordinator cabang (Konkoorcab) PMII Sulawesi Selatan yang rencananya digelar awal mei ini, oleh Pengurus Koordinator Cabang (PKC) mendapat penolakan dari sebagian besar pengurus cabang di Sulawesi Selatan.

Pengurus cabang PMII di Sulsel menilai pelaksanaan konkoorcab ini sangat dipaksakan. Bahkan kegiatannya dinilai inkonstitusional karena tidak mendapatkan izin dari Pengurus Besar PMII.

Sebagai bentuk penolakan resmi, cabang-cabang PMII di Sulsel ini melayangkan surat resmi ke ketua umum PB PMII.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua PMII Cabang Jeneponto Muh.Idris Haris. Ia mengakui pihaknya bersama sebagian besar cabang di Sulsel telah melayangkan surat penolakan agenda konkoorcab ini.

“Cabang-cabang PMII di Sulsel telah melayangkan surat penolakan pelaksanaan konkoorcab oleh PKC PMII Sulsel hari ini, kami juga meminta agar Ketua Umum PB PMII segera menunjuk karateker PKC Sulsel,” tegas Idris.

Baca Juga  Tokoh Sulut Dr. Jopie Lintong Dukung Hendrik Yance Udam Sang Mutiara Hitam Dari Timur Masuk Kabinet Jokowi

Mereka beranggapan pelaksanaan konkoorcab harusnya dilaksanakan setelah pelantikan Pengurus PB yang baru. Apalagi masa kepengurusan PKC PMII Sulsel telah lewat dari setahun.

Selain itu, PKC PMII Sulsel di bawah kepemimpinan Ahmad Sirajul Munir juga dinilai telah gagal melanjutkan agenda kaderisasi di Sulsel, terbukti cabang dengan jumlah kader yang besar yaitu Bone, Gowa dan Palopo dan Bantaeng diturunkan statusnya karena dinilai tidak sejalan dan beda pilihan di kongres dengan PKC. Bahkan hingga kini, cabang-cabang lainnya di Sulsel belum semua mendapatkan SK nya karena ditahan oleh PKC.

Hal senada disampaikan ketua PMII Cabang Luwu Utara Arwan Maulana. Ia mendesak PB PMII, setelah agenda pelantikan pengurus yang baru agar menunjuk karateker PKC PMII Sulsel untuk mempersiapkan pelaksanaan konkoorcab.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Desa Lengkese Bersinergi Dengan Warga Melakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan Ke Pemukiman Warga

Arwan juga meminta agar 4 cabang di Sulsel yang telah dizalimi oleh pengurus yang lalu, agar dikembalikan status cabangnya menjadi cabang defenitif kembali, sebelum agenda Konkoorcab digelar.

*ISR

Advertisement
BAGIKAN