Draiver Elnusa Pengangkut BBM Tertangkap Basah oleh Wartawan Jual Solar ke Penadah, Draiver Malah Ganggu Istri Wartawan

32

SULSELBERITA.COM. Pekanbaru, -- Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sejatinya diperuntukkan untuk masyarakat menengah kebawah, dan tidak diperbolehkan untuk diperjual belikan kepada pengecer atau pedagang, seperti yang tertuang dalam surat peraturan Presifen nomor 191.

Namun berbeda dengan ulah salah satu sopir truk Elnusa pengangkut BBM dengan nopol BM 9461 ZU.
Sopir truk Elnusa pengangkut BBM Bersubsidi jenis Solar tersebut doketahui bernisial AD, yang pada saat itu kepergok oleh salah satu wartawan berinisial RBC diduga kuat sedang melakukan pencurian BBM bersubsidi jenis solar milik pemerintah.

AD yang diduga telah sengaja melakukan aksi 'nakal' dengan menjual BBM bersubsidi jenis solar yang diangkutnya kepada penadah, tertangkap basah oleh RBC Sedang melakukan kegiatan aktivitas mengeluarkan BBM bersubsidi jenis solar dari mobil tangki Elnusa BM 9461 ZU dengan menggunkan selang yang berukuran satu atau dua inchi di tepi jalan perkebunan kelapa sawit, Rabu (17/03/2021).

Baca Juga  Sat Narkoba Polres Gowa Ringkus Bandar Narkoba saat Lakukan Transaksi
Advertisement

RBC kepada jurnalis media ini menjelaskan, "Ketika mereka melihat saya yang hendak mengambil foto aktivitas tersebut, mereka langsung stop melakukan kegiatan mengeluarkan minyak dari mobil tangki Elnusa tersebut. Namun saya tetap mengambil foto mobil tangki Elnusa 'nakal' tersebut0 sedangkan pekerjaan menyalin minyak ke dalam drum dan derigen yang sudah berisi miyak solar yang diduga kuat di ambil dari mobil tangki Elnusa BM 9461ZU tersebut." Ungkap RBC.

Pekerja yang ada di lokasi langsung membawa minyak solar keluar dari lokasi tersebut yang bertempat di jalan Lintas Timur, jelasnya.

AD yang berprofesi sebagai driver truk oengangkut BBM tersebut juga diduga dengan sengaja telah melecehkan istri seorang wartawan.

Hal ini dikemukan langsung RBC dengan menunjukkan pesan singkat (SMS) yang diduga dikirim melalui hp AD ke no suami ss yang berprofesi sebagai wartawan tersebut. Pesan singkat yang di kirim pelaku pada 21/03/2021 menggunakan nomor hp +62812-7634-87XX berbunyikan "krm salam sama Susi y."

Baca Juga  Terkait Penghapusan Temuan Inspektorat Koltim Dana Desa ( DD) di 14 Desa Diduga Tidak Sesuai Prosedur

Sedangkan SS yang coba dikonfirmasi mengaku tidak mengenal AD tersebut. "Saya tidak kenal siapa itu AD, apalagi seorang supir mobil tangki Elnusa, saya tidak pernah merasa kenal dengan supir mobil tangki Elnusa tersebut," ucap SS.

RBC memaparkan, pihaknya sudah mempertanyakan langsung kepada AD tentang maksud dan tujuannya mnya menyebut nyebut nama istrinya, serta mencari tau dari mana AD tau nama SS yang merupkan istri RBC.

Saya sudah tanyakan dia tau nama istri saya dari mna, tetapi Dia bilang itu urusan pribadi. Karena itu saya beranggaoan AD ini sengaja bertujuan hendak mengganggu / merusak ketenangan rumah tangga saya, jelas RBC.

SS mengaku pernah menghubungi AD untuk mencari tau SS yang dimaksud, namun AD hanya mengaku SS merupakan orang Awak, namun saat diperjelas Awak mana, ADpun langsung memutuskan sambungan telfon.

Baca Juga  Meski Bertugas di Kampung Sendiri, Fery Tass Katakan Tidak Akan Tebang Pilih Dalam Penegakan Hukum

Dia menghubungi wartawan untuk mengajak jumpa agar tidak di laporkan perbuatan nya yang diduga sedang melakukan aktivitas pencurian BBM jenis solar milik pemerintah tersebut ke pihak kantor nya, atau pihak office Elnusa Pekanbaru.

RBC lalu menjelaskan, "dia (AD) beberapa waktu kemudian kembali menghubungi saya untuk menjumpainya di salah satu kedai lontong di samping jembatan Harapan Raya kota Pekanbaru. Namun saya tidak mau , saya tanya kamu jelaskan dulu darimana kamu dapat tau nama istri saya, namun dia (AD) hanya menjawab nantilah di sini kamu tau sendiri kemarilah, itu lain lagi itu urusan pribadi ucapnya dia (AD) kepada saya," jelas RBC mencoba memaparkan percakapannya bersama AD.(**)

Advertisement
BAGIKAN