Mobil Tangki Pertamina “Kencing” di Pinggiran Jalan Pekanbaru

76

SULSELBERITA.COM. PEKANBARU - Oknum Supir Mobil tangki Elnusa Petrofin yang beroperasi di Pertamina Terminal BBM Unit Sei Siak Pekanbaru diduga sedang melakukan "Kencing di jalan".

"Kencing di jalan" merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk tindakan mengambil minyak (BBM) sisa pengantaran mobil tangki Pertamina, atau mencuri BBM  dari mobil tangki yang hendak didistribusikan ke SPBU atau pelanggan.

Istilah "kencing" ini dikenal di kalangan sopir tangki Pertamina. di Kota Pekanbaru "kencing" bukan lagi menjadi rahasia umum seperti yang di pergoki wartawan, salah satu dari beberapa Supir Elnusa nakal' tersebut mengaku bernama inisial AD dengan mengendari mobil tangki Elnusa merah putih dengan nomor polisi BM 9461 ZU .

Advertisement

Perlaku para sopir mobil tangki mencuri BBM menjadi pemandangan keseharian masyarakat di jalan lintas Pekanbaru - Pelalawan.

Baca Juga  Pelaku Curanmor Dibekuk Reskrim Polsek Mapsu Polres Takalar

Kelakuan "kencing" para sopir itu sempat terlihat oleh Wartawan Riau bangkit (ANSORI) yang sedang melewati jalan ke Pelalawan dari arah kota Pekanbaru.

Tak mau buang waktu lagi, lalu awak media Riau bangkit menghampiri mobil tangki Pertamina tersebut, ternyata benar dugaan, para pelaku sedang 'kencing' yang dilakukan para sopir tangki ini jelas berbahaya dan beresiko tinggi apabila terbakar.

Wartawan Kota Pekanbaru "Ansori" langsung merekam aktivitas dari para supir mobil tangki Elnusa merah putih tersebut, yang diduga sedang melakukan pencurian BBM jenis solar. Rabu (17/03/2021)

Wartawan riaubangkit pun angsung mengkonfirmasi kepada salah satu dari para pelaku oknum sopir mobil tangki di lokasi kejadian.

Dari data yang himpun di lokasi, pelakunya bukan pencuri biasa, melainkan si sopir yang membawa mobil tangki berisi BBM menuju SPBU yang sudah ditentukan.

Baca Juga  Empat Wanita Tangguh Segel Kantor Desa Pattinoang Takalar

Bongkar muatan atau istilah “kencing dijalan” merupakan modus ala sopir tangki BBM dalam melakukan aksi pencurian BBM yang diangkutnya itu.

Sang sopir tangki memuat BBM (premium atau solar) tidak langsung menuju ke SPBU yang dituju, melainkan memarkir mobilnya di suatu tempat yang tersembunyi. Di tempat itu, sang sopir dan karnetnya melakukan aksi pencurian BBM dengan cara merusak segel milik negara dan mengeluarkan sebagian isi tangki (solar) ke drum dan jiregen yang sudah disiapkannya dengan menggunakan selang.

Atas Kejadian tersebut wartawan Ansori lansung koordinasikan dengan pihak Pertamina Pekanbaru dan Elnusa Petrofin.

Advertisement
BAGIKAN