Bukan dengan Kalungan Bunga, Kedatangan Presiden Disambut Aksi Unjuk Rasa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar, — Kedatangan Presiden RI Joko Widodo untuk meresmikan proyek infrastruktur Nasional (Jalan Tol layang Pettarani) Kota Makassar, bukannya disambut dengan kalungan bunga, namun malah disambut aksi unjuk rasa (Demonstrasi) dari Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) di pertigaan Hertasning-Pettarani Kota Makassar, Kamis (18/03/21) Sore tadi.

Dalam orasinya, Rafika selaku jenderal lapangan menyampaikan bahwa, kebijakan presiden RI dengan membuka lebar pintu Impor beras dari negara luar adalah bentuk ketidak berpihakan pemerintah kepada petani di Indonesia.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Kebijakan impor beras  tersebut terjadi disaat kelangkaan pupuk di daerah, terutama di Sulawesi Selatan dan ini sangat tidak mensejahterakan petani dan kami anggap Jokowi gagal mensejahterakan petani.”

Aktivis GAM Sambut Kedatangan Presiden RI dengan Aksi Unjuk Rasa

Belum lagi pelanggaran Hak asasi Manusia (HAM), seperti penembakan Mahasiswa di Kendari Sulawesi Tenggara dan Pembunuhan Alm. Sugianto di Kab. Bantaeng Sulawesi Selatan yang sampai sekarang berkas perkaranya mandek di Polda Sulsel merupakan bukti tingginya instensitas pelanggaran HAM, Ucap Aktivis Perempuan dari GAM tersebut.

Nampak petaka aksi bertuliskan STOP IMPOR BERAS, JOKOWI GAGAL TOTAL, PULANG MAKO dibentangkan oleh GAM yang menjadikan perhatian pengguna jalan.

Menurut Rafika, pembungkaman Demokrasi di Sosial media (Sosmed) dengan ancaman Undang-Undang ITE, menjadikan pemerintah terkesan anti Kritik, serta adanya larangan aksi unjuk rasa (Menyampaikan pendapat), saat kedatangan Jokowi merupakan bentuk pembungkaman demokrasi.

Setelah berorasi dibawah jalan Tol layang Pettarani tersebut, aktivis Mahasiswa ini dibubarkan oleh aparat dari TNI-POLRI dan GAM pun bubar dengan tertib. (**)

Pos terkait