Bupati Takalar Harap Tahun 2021, Takalar Zero Sampah

38

SULSELBERITA.COM. Takalar – Zero sampah yang menjadi keinginan Bupati takalar ditahun 2021 menjadi pekerjaan  Proritas buah kadis Lingkungan  hidup. Menurut Syamsari kitta yang ditemui seusai melakukan kerja bakti bersama guru2 membersikan lokasi rumah adat balla lompoa. Minggu 3/01/2021

Syamsari berharap tahun 2021, Takalar sudah zero sampah atau nol sampah. Dihadapan guru guru dan petugas kebersihan ia menyapaikan keinginannya untuk membuat Takalar bersih dari sampah.

“Harus bersih dari sampah terutama dijalan jalan pusat kota dan tempat wisata. Ia menambahkan  “jika kita ingin Takalar menjadi obyek wisata maka kebersihan dan penataan lingkungan harus baik, krn mustahil bisa menjadi daerah tujuan wisata jika masih banyak sampah yang berserakan” , ia mencontohkan beberapa daerah yg berhasil menjadi tujuan wisata seperti bali. “Perhatikanki daerah wisata seperti bali Itu sudah zero sampah”

Baca Juga  BEM FH Unibos Kembali Tutun Ke Jalan, Masyarakat Tersenyum Bahagia Terima Sembako dan Masker
Advertisement

Ia memberikan worning kepada pihak dinas lingkungan hidup ” jika program ini tdk jalan maka  kadis lingkungan hidup sebagai penanggung jawab harus siap dievaluasi, bukan hanya kadis lingkungan hidup, semua kadis akan diberikan tugas yang sama  dan apabila programnya tdk jalan mereka juga harus siap dievaluasi ” tutupnya

Kadis Lingkungan Hidup Faisal sahing yg hadir ditempat  mengamini dan sudah siap menindak lanjuti keinginan dari orang nomor satu dikabupaten Takalar,  beberapa rencana telah ia susun untuk mewujudkan takalar zero sampah di tahun 2021 seperti yang diharapkan, meskipun menurutnya itu buka hal mudah dan perlu kerja estra.

Menurut  faisal  jika diawal tahun ini ia bersama anggotanya sudah akan turun langsung kesetiap wilayah kecamatan sampai kepelosok desa dan kelurahan untuk mengsosialisasikan kepada masyarakat bagaimana mewujudkan zero sampah di wilayahnya.

Baca Juga  STUDY TIRU DAN SILAHTUHRAHIM KELUARGA BESAR MAN 2 SINJAI DI SMA ISLAM ATHIRAH

“Kita memulai dari para camat,kepala desa/ kelurahan, kepala sekolah untuk menjaga lingkungannya tetap bersih. Selanjutnya mereka yang ikut sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah bisa menjadi tutor sebaya kepada masyarakat lainnya” kata faisal

Selain itu kader kebersihan ditingkat desa akan diberikan Pelatihan  bagaimana meperlakukan dan mengelola sampah dengan baik, meski hal ini dianggap tidak mudah dan butuh  kesadaran dan kerjasama.

“Hal ini akan mudah jika semua masyarakat sadar dan mau bekerjasama akan pentingnya hidup bersih dan sehat” harapnya.

Advertisement
BAGIKAN