Kado Akhir Tahun! Takalar Dinyatakan Daerah 100 Persen ODF 

13

SULSELBERITA.COM. TAKALAR- Kabupaten Takalar akhirnya  dinyatakan sebagai kabupaten Open Defecation Free (ODF) seratus persen. Ini menjadi kado istimewa bagi Pemkab Takalar di akhir tahun 2020.

Hal itu berdasarkan data yang dirilis Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Smart Kementerian Kesehatan tertanggal 12 Desember 2020. Dengan hasil ini, maka Pemkab Takalar telah berhasil mengubah kebiasaan masyarakat dalam kurun waktu tiga tahun.

Padahal di hari jadi ke 57 kab Takalar tahun 2017, 50 persen masyarakat Takalar masih buang air besar di sembarang tempat namun dalam tiga tahun pemerintahan Syamsari Kitta, Takalar mampu mengejar ketertinggalan sehingga 100 persen masyarakatnya kini buang air besar di jamban

Advertisement

Keberhasilan ini bisa diraih berkat kerja sama Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikoordinir Forum Kabupaten Sehat.
“Alhamdulillah hari ini KabupatenTakalar sudah ODF sesuai data STBM Smart. Ini artinya sudah tidak ada lagi masyarakat Takalar yang buang air besar sembarangan dan sudah memenuhi syarat utama uuntuk verifikasi Kabupaten Sehat tahun 2021,” kata Kepala Dinas Kesehatan dr Rahmawati, Sabtu 12 Desember 2020.

Baca Juga  Ada Apa?? Sertu Joko R. Datangi Kepala Sekolah SMA Warga Surakarta

Rahma mengatakan, keberhasilan ini sebagai sebuah inovasi yang tidak gampang untuk diraih. Apalagi, Pemkab Takalar berhasil melakukan percepatan hanya dalam durasi waktu tiga tahun.
“Kita berhasil melakukan percepatan, ini sebuah inovasi, tga tahun lalu baru 50 persen ODF, dan 50 persen dapat kita selesaikan dalam waktu 3 tahun, ini tentu tak lepas dari intruksi Pak Bupati yang memang fokus menuntaskan persoalan ini,” kata Rahma.

Ia merinci, desa pertama ODF di Takalar adalah desa Pabatangan kecamatan Mappakasunggu teratngal 12 Agustus 2013. Puskesmas pertama ODF adalah Puskesmas Palleko Kecamatan Polut, tanggal 29 November 2018. Sementara, kecamatan pertama ODF adalah Galesong Utara tertanggal 15 September 2020.

“Kita perlu bersyukur kepada Allah atas capaian ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terutama bimbingan dan dukungan penuh dari Bapak Bupati dan Ibu Ketua TP PKK selaku Ketua Forum Kabupaten Sehat sehingga Takalar bisa ODF,” terang Rahma.

Baca Juga  Kapolsek Bajeng Hadiri Simulasi Penanganan Jenazah Covid 19 di Polres Gowa

Sementara Bupati Takalar Syamsari Kitta mengaku, keberhasilan ini sebagai kado special di akhir tahun 2020. Apalagi sejak awal tahun ini telah menargetkan agar Takalar mencapai ODF seratus persen di akhir tahun ini.
“Saya kira ini bisa kita capai berkat kerja keras kita semua dan sejak awal kita memang telah target tahun ini ODF seratus persen,” kata Syamsari.

Advertisement
BAGIKAN