Masih Ingat Kasus Alat Praga Iman dan Takwa ( IMTAQ ) di Gowa????.

170
SP2HPL yang Diterima Ketua Umum LSP3M GEMPAR Sulsel

SULSELBERITA.COM.Gowa - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi selatan akhirnya mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan ( SP2HPL) yang ditujukan kepada ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel Amiruddin.SH Kr Tinggi,surat tersebut tertanggal Makassar 5 Nopember 2020 yang ditanda tangani oleh Komisaris Besar Polisi WIDONI FEDRI.S.IK.SH.

Menurut Amiruddin,dengan adanya surat SP2HPL itu karena kasus disebabkan karena kami selaku Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel menyurat ke Kapolri, KPK dan Kejagung Republik Indonesia atas dugaan korupsi/Mark Up mandek penyidikannya dipolda sementara kasus ini dilakukan penggerebekan oleh pihak Polda dari sejumlah kantor satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada hari selasa tanggal 14 Mei 2019 sekitar pukul 14.00 Wita,lokasi penggeledahan dilakukan oleh anggota polda termasuk.rumah jabatan Bupati gowa dan penggeledahan tersebut pihak polisi mengamankan sejumlah dokumen penting terkait kegiatan pengadaan alat praga Iman dan taqwa, termasuk rumah kontraktor yang dikenal keluarga dekat bupati Gowa dan pengadaan alat praga iman dan takwa ini dianggarkan tahun anggaran 2018 besar anggaran tersebut sebesar Rp.5.609.681.992.00 sementara pengadaan alat peraga iman dan takwa tersebut hanya sebesar Rp.1,5 Milyar dan diperkirakan kerugian keuangan Negara sebentar Rp.4,1 Milyar.

Baca Juga  Gunakan Bahu Jalan Sebagi Parkiran, RS Aliyah 2 Andonohu Dituding Kurang Peka dengan Aturan Lalu Lintas 

Lanjut Amiruddin SH.Kr.Tinggi yang dikenal vokal dan kritik Pemberantasan Korupsi dan penyalahgunaan wewenang dan jabatan ini,Penanganan kasus ini tergolong lambang karena dilakukan penggeledahan tanggal 14 Mei 2019 sekarang sudah tanggal 16 Nopember 2020.

Ditambahkan lagi,kasus ini sudah setahun lebih olehnya itu selaku kontrol sosial harus melaporkan dan mempertanyakan sampai dimana penanganan Kasus korupsi pengadaan alat praga iman dan takwa tersebut, dan sekarang pihak penyidik polda sudah mengeluarkan SP2HPL lebih hati hati selaku Penegak hukum dalam pemberantasan korupsi,karena terkesan Kasus korupsi di Kabupaten Gowa yang ditangani oleh penegakan hukum polda sulsel terkesan di mmanjaka.dan apabila dalam tahun ini tidak ada pelaku korupsi nya masuk ditahanan maka kami selaku Ketua Umum LSP3M GEMPAR INDONESIA Sul Sel akan mengadukan lagi ketingkat lebih diatasnya lagi tutupnya.

Baca Juga  Beri Rasa Aman,KSPK dan Piket Fungsi Rutin Lakukan Patroli
Advertisement
BAGIKAN