Selain Langka, Harga Tabung Bersubsidi LPG 3 Kg Meroket, Warga Takalar Resah

141

SULSELBERITA.COM. Takalar - Sejak beberapa bulan terkahir, tabung bersubsidi LPG 3 Kg langka dan harganya meroket alias melonjak tinggi, berkisar harga mulai dari 25 ribu hingga 30 ribu pertabung, jauh diatas HET yang diterapkan pemerintah

Akibat dari langka dan mahalnya tabung LPG bersubsidi tersebut,  memicu keresahan dan kekesalan masyarakat  yang tidak mampu di Kab. Takalar.

Berdasarkan penetapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selata, Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg sebesar Rp 15.500. Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Sulsel nomor 6 tahun 2015. Untuk itu, diminta tim pengawasan pasar terkait harga tabung LPG 3 kg yang langka dan mahal harganya di cek dilapangan.

Advertisement

Hampir seluruh warga Kab. Takalar merasakan, terkait tabung bersubsidi LPG 3 KG terjadi kelangkaan dan begitu mahal harganya di masyarakat. Untuk itu, diduga agen dan pangkalan jadi aktor dari peristiwa kelangkaan dan mahalnya harga tabung LPG 3 Kg di masyarakat. Tuturnya salah satu warga Takalar, yang minta diprivasikan namanya.

Baca Juga  BAIN HAM RI Diminta "Kejar" Kades di Jeneponto yang di Duga Terlibat Korupsi Dana Desa

"Beberapa bulan terakhir ini, tabung LPG 3 Kg sangat susah (langka) dan mahal harganya. Saya sudah keliling cari di beberapa Pertamina terdekat dan beberapa agen tapi tabung isi LPG 3 kg kosong. Jika menemukan tabung isi LPG 3 Kg, tentunya harganya sangat mahal berkisar sekitar 25-30 ribuan"tuturnya.

Lanjutnya, "saya pikir sangat jelas dalam Pergub nomor 6 tahun 2015 terkait harga tabung LPG 3 kg, tertuan jelas mengenai harga eceran tertinggi 15.500/pertabung. Oleh karena itu, saya berharap dan meminta pemerintah setempat mengambil langkah tegas terkait fenomena kelangkaan dan mahalnya harga Tabung LPG 3 Kg", tutupnya.

Advertisement
BAGIKAN