Opini: HNR ANDRI, Lika-Liku Hidup Adalah Drama Dunia Yang Penuh Dengan Misteri dan Keajaiban

78

SULSELBERITA.COM. , Kendari – Drama kehidupan di bumi ini penuh dengan misteri dan penuh dengan keajaiban pula.

Setiap hari kita terlibat dalam suatu keajaiban yang bahkan pikiran kita gak mampu menembusnya.

Bahkan Keajaiban dunia yang tak bisa diterima dengan akal sehat memaksa kita untuk belajar dan memahami diri kita sendiri dalam kehidupan sehari-hari yang lebih baik.

Advertisement

Dalam perjalanan dan lika liku kehidupan, segala rintangan, halangan, cobaan, sanjungan, pujian dan bantuan sering terjadi dan kita alami dalam kehidupan kita sehari-hari

Berbagai perasaan muncul dalam setiap kehidupan. Marah, benci, tercabik, terluka, terkoyak, terisisih, terhina, suka, senang, riang, gembira dan sejuta rasa lainnya.

Lika-liku Kehidupan, sangat Banyak sekali Hidup yang kita jalani ini semua adalah takdir ALLAH, tapi anehnya manusia selalu saja hobi mengomentari hidup sesama, padahal kita menjalani hidup masing-masing.

Baca Juga  Opini: Jalan Terjal Irham Kalenggo "Menjegal" Petahana, Berebut Mandat DPP Golkar Demi Pilkada Konsel

Semua punya tujuan hidup masing-masing. Tapi yakinlah tujuan terbesar adalah mencari ridha Allah untuk menggapai surganya.

Adapun sifat manusia yang suka mengomentari kehidupan orang tapi marah ketika hidupnya dikomentari, anggaplah itu sebagai pemuja atau fans kita yang selalu setia menunggu setiap kesalahan kita.

Adapun dangan Masa lalu kita maka biarlah berlalu. Penyesalan hanya memperlambat perjalanan masa depan kita.

Bersyukurlah karena kita sudah melalui masa-masa kelam untuk memperkaya pengalaman hidup kita. Saatnya kita melangkah dari awal untuk melangkah menghadapi masa depan.

Percayalah, kesempatan nggak hanya datang sekali, kesempatan bisa datang berkali-kali selama masih hidup. Sebagaimana Allah SWT berfirman:

“Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” (QS.67:15).

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Bantaeng di Nilai Tidak Peka Dalam Menanggapi Musibah Rakyat

Hidup itu harus lihat ke depan, tapi sesekali kita perlu lihat ke belakang. Hidup itu jangan cuman lihat orang yang diatas, tapi lihat juga orang yang ada dibawah. Ketika berada diatas, bantulah orang yang ada dibawah. Ingat, jangan mengharap imbalan, kembalikan niat baiknya kepada Sang Pencipta, segala kebaikan yang dilakukan orang lain kepada kita jangan dibalas dengan kejahatan, kalaupun orang lain balas dengan kejahatan, kita balaslah dengan kebaikan. Apapun yang orang lakukan kepada diri kita kembalikan pada Sang Pencipta, cukup ucap di hati sambil berdiri memandang langit yang luas ” biar Allah Yang membalas “

Karena tanpa bantuan Allah, kita tidak bisa apa-apa. Tanpa campur tangan Allah semua nggak akan terjadi. Walaupun kadang nggak sesuai sama harapan kita, tapi percayalah itu terbaik untuk kita.

Baca Juga  Opini: Umat Islam Buru Oknum Di Balik RUU HIP

Apapun yang kita lalui dalam Hidup, suka maupun duka, lika-liku hidup yang bagaimanapun, selalu libatkan Sang Pencipta di dalamnya. Karena hidup Allah yang berikan, kita yang menjalani semua takdir yang ditetapkan, sabar dan syukur selalu jadi kunci utama, terus jalani hidup jangan pernah menyerah dan putus asa, sampai waktunya tiba kita kembali pada Allah.

Hidup itu apapun yang terjadi, jalani takdirnya, nikmati prosesnya, dan syukuri apapun yang diberikan pada kita.

Sabar, syukur, dan berserah menjadi resep jitu menghadapinya, karena Tuhan takkan memberi coba yang takkan bisa dilalui hambaNya.

By : Pemuda Hijrah
HNR ANDRI

Advertisement
BAGIKAN