Kasian…Gegara RS Wahidin Salah Vonis Anaknya Covid 19, Ayah Almarhum Al Ghifari Harus Kehilangan Pekerjaan

0
13180

SULSELBERITA.COM. Takalar - Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, yang menyebutkan seorang balita asal Desa Cikoang Kec.Marbo Kabupaten Takalar yang bernama Al Ghifari (3 bulan 25 hari), divonis positif  Covid 19 oleh pihak RS.Wahidin Makassar, ternyata berimbas pada orang tuanya.

Ayah korban Saharuddin (35 tahun), bersama Istrinya Suharni Syam (26 thn), mengaku gegara hal tersebut, mereka kini harus kehilangan pekerjaan.

Saharuddin yang berprofesi sebagai penjual bakso, semenjak anaknya salah vonis pihak RS Wahidin, tak lagi menjual bakso, karena dirinya dijadikan ODP, warga tidak ada lagi yang mau beli baksonya, bahkan cenderung menghindarinya.

Advertisement

"Saya sudah lebih 10 hari tak lagi menjual bakso, karena tidak ada lagi yang mau beli bakso kami, gara gara kami juga dikira Corona oleh masyarakat". Ungkap Saharuddin sedih. Senin (6/7/2020).

Baca Juga  Tolak Pemilu, Warga Serang Kantor KPUD Takalar, Akhirnya Bentrok dengan Aparat

"Paahal.hasil SWAB almarhum anak saya Al Ghifari itu negatif Covid, tapi pihak RS Wahidin sudah terlanjur menvonisnya Covid, sehingga harus di kubur secara protocol Covid di pekuburan Macanda Gowa, kami tidak tau harus mengadu kemana nasib kami ini, kami benar benar merasa terzolimi". Tutup.Saharuddin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here