Muh Aswin Mengajak Seluruh Elemen Pemuda Untuk Mengawasi Penyaluran BPNT

219

SULSELBERITA.COM. SINJAI - BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), salah satu jenis bantuan sosial dari berbagai jenis bantuan yang dikucurkan pemerintah untuk membantu masyarakat dalam kondisi sulit akibat pandemi covid 19. Bantuan ini adalah bersumber dari pemerintah pusat.

Diketahui penerima BPNT di kabupaten Sinjai adalah sebanyak 7.690 orang. Dalam perkembangannya, BPNT di beberapa Kecamatan telah masuk pada tahap pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selanjutnya KKS BPNT tersebut nantinya akan digunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan pokok yang disalurkan dari agen ke KPM adalah sebesar Rp.200.000 per Keluarga Penerima yang berlangsung selama 9 bulan.

Advertisement

Muh Aswin, Pemuda Desa Kanrung mengatakan bahwa BPNT dalam penyalurannya harus betul-betul transparan, mulai dari penentuan agen harus sesuai dengan kriteria yang dijelaskan dalam pedoman pelaksanaan BPNT, hal ini guna menghindari monopoli dan intimidasi pengadaan E-Warung.

"Kemudian yang tak kalah penting di awasi selaku pemuda adalah memastikan harga setiap item yang disediakan oleh agen harus sesuai dengan harga pasaran, jangan sampai nantinya ada oknum yang ingin memanfaatkan selisih dan mengambil keuntungan, bayangkan ada oknum yang mengambil keuntungan selisih dari 7.690 Keluarga penerima"tuturnya Minggu (17/05/20) pada Awat media

Dia juga mengajak agar berasa-sama memastikan bantuan sampai kepada masyarakat

"Mari sama-sama kita pastikan agar bantuan benar-benar sampai di masyarakat dengan nilai bantuan yang memang telah menjadi haknya" Tutup Muh Aswin yang juga alumni UIN Alauddin Makassar ini

(Red)