Terdampak Covid – 19 : Pekerja Seniman di Jeneponto Batalkan Semua Orderan.

354

SULSELBERITA.COM. JENEPONTO - Kegiatan Masyarakat berkumpul dalam bentuk acara kegiatan keramaian perlu ditiadakan untuk memutuskan mata rantai virus corona.
Akibatnya pekerja seniman dilarang berkegiatan.

Sejak 24 Maret 2020 pelarangan pemerintah Jeneponto terhadap para pekerja seniman sangat dirasakan terutama pimpinan electone, karena dengan terpaksa membatalkan semua orderan dan mengembalikan dpnya.

Dari beberapa komunitas seniman yang mendatangi kediaman Salahuddin HS Djalle membahas nasib para pekerja seniman jeneponto terkait dampak covid 19.

Advertisement

Menurut Ketua BSMC (Bangkala seniman music comunity), para pekerja seniman tidak bisa berbuat apa apa. Biasanya makassar merupakan alternatif untuk melangkah mengadu nasib mencari kerja demi sesuap nasib mencari kerja demi menghidupi keluarga, sementara makassar berada dalam zona merah.

"Sejak 24 maret sampai sekarang sudah masuk pertengahan dibulan mei 2020, kita sebagai pekerja  seniman sudah mati suri, kita sebagai pekerja seniman betul - betul di lockdown" tutup Ketua BSMC.

Baca Juga  Ini yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangadu Bersama Team Posko Gugus Tugas COVID-19 Marbo

 

(Red)

Advertisement
BAGIKAN