Terdampak Covid – 19 : Pekerja Seniman di Jeneponto Batalkan Semua Orderan.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. JENEPONTO – Kegiatan Masyarakat berkumpul dalam bentuk acara kegiatan keramaian perlu ditiadakan untuk memutuskan mata rantai virus corona.
Akibatnya pekerja seniman dilarang berkegiatan.

Sejak 24 Maret 2020 pelarangan pemerintah Jeneponto terhadap para pekerja seniman sangat dirasakan terutama pimpinan electone, karena dengan terpaksa membatalkan semua orderan dan mengembalikan dpnya.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dari beberapa komunitas seniman yang mendatangi kediaman Salahuddin HS Djalle membahas nasib para pekerja seniman jeneponto terkait dampak covid 19.

Menurut Ketua BSMC (Bangkala seniman music comunity), para pekerja seniman tidak bisa berbuat apa apa. Biasanya makassar merupakan alternatif untuk melangkah mengadu nasib mencari kerja demi sesuap nasib mencari kerja demi menghidupi keluarga, sementara makassar berada dalam zona merah.

“Sejak 24 maret sampai sekarang sudah masuk pertengahan dibulan mei 2020, kita sebagai pekerja  seniman sudah mati suri, kita sebagai pekerja seniman betul – betul di lockdown” tutup Ketua BSMC.

 

(Red)

Pos terkait