Sekcam Reok Gagal Total Memahami Demokrasi

Hardiknas 2026, Bupati Takalar - sulselberita

Selamat Hardiknas -Sekwan DPRD Takalae - Sulselberita

SULSELBERITA.COM – Sekretaris Camat (Sekcam) Reok gagal total dalam memahami demokrasi. Itu terbukti bahwa beberapa hari yang lalu penyampaian dari pak sekcam sangat melukai hati Mahasiswa Makassar melalui video yang berdurasi kurang lebih 11 menit yang dimana didalam isi video itu banyak kalimat yg sangat melukai hati mahasiswa makasar dan selain daripada itu pak sekcam juga telah mencederai konstitusi negara dihadapan tim relawan penyemprotan cairan disanfakten dibeberapa lokasi sebagai wujud nyata mahasiswa ataupun pemuda untuk memutus mata rantai penyebaran covid19 dikecematan reok.

Selain daripada itu juga diwaktu yang sama sekcam reok juga mengatakan jika ada mahasiswa makassar yang membuat kegiatan kami akan stop, kami akan tutup ujar pak sekcam. Karena kami tidak mau terulang kembali relawan yang mempunyai iming iming semata dalam artian imbalan dari pemerintah.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Kartini - Bupati dan Wakil Bupati Takalar

Hardiknas - Kepala Dinas Pendidikan Takalar

Ketua DPRD Takalar

Selamat Hari Kartini - Camat Pattllassang

Pernyataan beliau sangat melukai seluruh Mahasiswa Indonesia lebih khususnya Mahasiswa Makassar. Dan menyalahi fungsi tridarma perguruan tinggi. Selama ini mahasiswa ataupun pemuda menjadi relawan tidak pernah mengharapkan imbalan dari pemerintah karena kami anggap ini darurat nasional dan kepentingan kemaslahatan ummat.

Beberapa hari yang lalu kami datang kekantor Camat Reok hanya ingin mengkordinasi mengenai penanganan anggaran covid 19 karena kami anggap tidak ada salahnya ketika masyarakat ataupun pemuda menanyakan persoalan itu. Karena kami menilai dari beberapa kabupaten kota maupun provinsi tentang penanganan covid 19 itu yang paling lambat itu kab. Manggarai nusa tenggara timut. Jangan hanya mengkalaim mahasiswa makassar itu mengharapkan imbalan atau zonah merah. Sekelas sekcam kan sayang ketika mengatakan seperti itu apalagi dihadapan publik.

Maka dari itu kami dari pengurus pergerakan mahasiswa manggarai mendesak kepada pak sekcam agar segera meminta maaf kepada kami secara lembaga secepatnya karena telah menjastifikasi mahasiswa makasaar dihadapan publik tanpa landasan yang jelas. Jika pemerintah Kecamatan Reok. Menganggap remeh persoalan ini maka dalam waktu deka tkami akan melakukan konsolidasi Akbar bersama warga untuk melakukan unjuk rasa yg sebesar-besarnya dengan beberapa poin.

1. Mendesak bupati manggarai untuk memberikan teguran terhadap sekcam reok.
2. Hentikan rasisme terdap mahasiswa makassar dihadapan publik.

Penulis :Saharuddin
(Sekjend Mahasiswa Manggarai )

*Tulisan tanggung jawab penuh penulis*

Pos terkait