Negatif Campaign Untuk Danny Pomanto, Aku DP : Cara Jadul

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar – Beredarnya atribut berupa flyer bakal Calon Walikota, Mohammad Ramdhan Pomanto di beberapa kecamatan dan sudut kota Makassar disikapi tegas oleh Ketua Relawan Aku DP.

“Atribut yang beredar dan terpasang di beberapa kacamatan di Kota Makassar bukan dari Relawan dan Tim Mohammad Ramdhan Pomanto, flyer tersebut sengaja disebar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan seolah-olah kami tidak menghitung kekuatan bakal rival dari Danny Pomanto di Kontestasi Pilwalkot, juga terkesan kandidat kami ini angkuh dan sombong”, ungkap Ahmad Nur, Kamis (19/3/2020).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Semenjak beredar selebaran Negatif Campaign yang dituduhkan ke Mohammad Ramdhan Pomanto, relawan dan tim sudah menyisir untuk mengumpulkan bukti-bukti untuk dilaporkan ke pihak yang berwenang, saat melakukan penyisiran relawan juga menemukan beberapa poster terpasang yang tidak pernah dilakukan oleh Relawan dan Tim.

“Ini akal-akalan baru dari oknum yang tidak bertanggungjawab, menggiring opini seolah-olah Mohammad Ramdhan Pomanto sudah pasti menang, sehingga menciptakan kesan angkuh, sombong dan mendahului hasil dari kontestasi September nanti, dan kami sangat paham bahwa ini adalah upaya untuk menurunkan elektabilitas pak DP”, tegasnya.

Mari menjaga Pilwalkot Makassar, agar Pilkada ini menghasilkan pemimpin yang berkualitas, jangan cederai dengan menghalalkan segala cara untuk duduk sebagai Walikota dan Wakil Walikota, rakyat sudah sangat paham dengan cara yang tidak demokratis.

“Kami himbau untuk tidak menghalalkan segala cara, itu tidak demokratis”, tambahnya.

Pos terkait