Opening Ceremony DAMNAS II Pimpinan IMM, Gelar Dialog Publik Bertema ” Kontribusi Pemuda dalam Mengelola Perbedaan, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Menuju Pilkada 2020″

147

SULSELBERITA.COM. Makassar,- Opening Ceremony Darul Arqam Madya Nasional (DAMNAS) II Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Makassar Timur yang dirangkaikan dengan Dialog Publik dengan tema "Kontribusi Pemuda dalam mengolah Perbedaan, mencerdaskan kehidupan bangsa menuju pilkada 2020" yang berlangsung di Aula Gedung Pertemuan Ilmiah Universitas Hasanuddin.

para hadirin, Wardin selaku ketua panitia pelaksana melaporkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh utusan IMM Se-Indonesia untuk berproses dan tentunya menjadi pelanjut estafet kepemimpinan di masa mendatang.

Kemudian, Soemitro Emin Praja menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kita berharap dengan terselenggaranya Darul Arqam Madya Nasional oleh PC IMM Makassar Timur, tentunya suatu tantangan tersendiri untuk bagaimana mengelaborasi proses perkaderan ini dengan berbagai kultur.

Selain itu, untuk IMM yang ada di Makassar perlu kita pertegas bahwasanya terdiri dari dua cabang yakni IMM Cabang kota Makassar dan IMM Cabang Makassar Timur yang tentunya, pertanda bahwa gerakan IMM di Makassar mengalami begitu massif. (Jelas Emin)

Baca Juga  Kapolres Gowa : Jangan ada Senjata Api dalam Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

Selanjutnya, Muslim Haq. M yang merupakan Ketua Umum PC IMM Makassar Timur menyampaikan dalam sambutannya bahwasanya tema besar kegiatan ini adalah "Mengolah Perbedaan, Mencerdaskan kehidupan Bangsa" yang tentunya kita ingin bagaimana perbedaan ini dijadikan sebagai "kelebihan kita" untuk mencerdakan kehidupan Bagsa bukan justru menimbulkan perpecahan apatah lagi sampai pada kurung waktu yang berkepanjangan. Olehnya itu untuk memantik pembahasan tema besar ini, setelah pembukaan akan dilanjutkan dengan dialog publik yang bertemakan "Kontribusi Pemuda dalam Mengolah Perbedaan, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Menuju Pilkada 2020".

Dengan mengundang narasumber dari berbagai elemen, yakni Kombespol Yudhiawan Wibishono (Kapolrestabes Makassar), Yusnaeni (anggota Bawaslu Kabupaten Gowa), Endang Sari (Komisioner KPU Kota Makassar) dan Dedy (KNPI Sulsel).

Kombespol Yudhi menyampaikan bahwa untuk mengolah Perbedaan tentunya kita harus menanggapi secara bijak dan saling toleran antar sesama agar ketentraman tetap terjalin. (Jelas Kombespol Yudhi).

Baca Juga  Hadiri Rakerwil DPW Join Sulsel, Begini Harapan Ketua JOIN Takalar

Kemudian, Yusnaneni menyampaikan bawasanya dalam mengelola perbedaan yang ada saat ini perlunya keterlibatan berbagai elemen dan saling toleransi atas keberagaman, apatah lagi tak lama lagi kita akan menjemput moment pilkada serentak 2020 agar pelanggaran hukum juga dalam pilkada tersesbut dapat tercegah. (Jelas Neni)

Endang Sari menambahkan dalam pemaparannya, bahwa kontribusi Pemuda harus lebih ditingkatkan lagi dalam mengawal partisipasi pemilih agar hak-hak suara rakyat dapat tersalurkan dengan baik dalam memilih pemimpin dimasa mendatang. (Jelas Endang)

Selanjutnya, Dedy justru mengajak kepada pemuda agar bagaimana mengelola perbedaan ini dapat teratasi dengan baik, saling menghargai dan saling bekerja sama tanpa adanya batas tertentu dalam berkolaborasi. (Jelas Dedy)

Kegiatan ini dibuka langsung oleh H. Syaharuddin Alrif (wakil ketua DPRD Sulsel) yang dipandu langsung oleh Abdullah Fatih (Kabid RPK PC IMM Makassar Timur). (Wisnu)

Editor: Ilham
Advertisement
BAGIKAN