Ribuan Buruh dan Mahasiswa Demo Kantor DPRD Prov.Sulsel

651

SULSELBERITA.COM. Makassar - Aksi unjuk rasa ribuan Buruh dan mahasiswa di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar, Senin (20/01/2020) siang berakhir damai.

Ribuan massa yang tergabung dalam beberapa organisasi tersebut, sempat memadati ruas Jalan dibeberapa lokasi kota makassar.

Sejumlah tuntutan yang disampaikan para pendemo antara lain menolak Revisi Undang Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja (Cilaka), Undan Undan Perpajakan dan Undang Undang Usaha Kecil dan Menengah.

"Kami meminta kepada pemerintah Indonesia untuk tidak patuh pada kepentingan modal semata tetapi pada kepentinggan rakyat sebagai pemilik sah negara ini," kata Jenderal Lapangan (Jenlap) FSP Transindo, Armanto.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ir. Andi Darmawan Bintang menerima langsung poin-poin tuntutan buruh dan mahasiswa yang berlangsung dikantor Dinas Tenaga Kerja.

Baca Juga  Di Duga Akibat Rakus, Kabid Tanaman Pangan Ambil Alih Tupoksi Bidang Lain

Salah satu orator Massa Gerakan Mahasiswa Demokratik (GRD), Andi Etus Mattumi menjelaskan, aksi tersebut adalah aksi Damai dan saya selaku satu penggerak aksi ini merasa bangga dengan Pemerintah Sulsel khususnya Kadis Tenaga Kerja yang langsung menerima tuntutan aksi kami.

Sama Halnya dengan Ketua Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) Makassar menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah yang telah menerima langsung tuntutan kami.

Demonstrasi buruh dan Mahasiswa menolak RUU Omnibus Law yang berjalan damai di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan depan gedung DPRD, semakin banyak menuai pujian. Unjuk rasa dinilai oleh sejumlah pengendara yang lewat dilokasi telah semakin dewasa.

Salah satunya Daeng Itung Sopir Pete Pete ini mengatakan, saya sangat senang melihat kalau damai demo dimakassar , tidak ada ribut ribut tentu jalanan tidak macet, buruh memang yang terbaik.

Baca Juga  Tabrakan Maut Motor vs Motor di Bontonompo, 1 Orang Meninggal Dunia

Ditemui terpisah pengendara sepeda motor Ojol Grab mengatakan , harusnya memang begitu kalau demo, jangan ada anarkis , apa salahnya disampaikan baik baik sehingga kami pengguna jalan tidak terbebani dengan macet akibat demo.

Berdasarkan pantauan terakhir, Dalam unjuk rasa yang menghadirkan puluhan organisasi buruh se kota makassar ini terlihat berjalan damai.(*)

Advertisement
BAGIKAN