Tuding Terjadi Pesekongkolan Jahat, Puluhan Massa Dua Komando Rakyat Gruduk Kantor BPP Kec.Bangkala

285

SULSELBEEITA.COM. Jeneponto - Puluhan massa gabungan dari dua lembaga yang menamakan diri Dua Komando Rakyat, menggeruduk kantor BPP Kec.Bangkala. Kamis, (16/1/2020).

Kedatangan puluhan massa tersebut, karena .menduga telah teejadinya korupsi dan penyelewengan bantuan kelompok tani.

"Ada beberapa kelompok  yang seharusnya  mendapatkan bibit  padi sebanyak 750 kilo/kelompok, namun teenyata yang diterima oleh kelompok tani tidak sampai 750 kilo, itu bibit untuk rakyat, bukan untuk kepala dinas, kami siap adu data" ujar Edy Subarkah dalam orasinya berapi api.

Sementara itu, Jenderal lapangan Andi di tengah tengah aksi tersebut, kepada awak media ini mengungkapkan maksud kedatangan mereka ke kantor BPP Kec.Bangkala Kab.Jeneponto tersebut.

" Kami datang kesini di balai penyuluhan pertanian ( BPP ) kecamatan bangkala, karena adanya dugaan penyalagunaan wewenang, dimana seharusnya bibit yang dibagikan bibit padi dan jagung tidak di ketahui kemana semua, data yang kami miliki bibit jagung yang seharusnya disalurkan ke masyarakat itu merek bisi 2, tetapi yang kami temui di masyarakat adalah bibit Pertiwi dimana bibit pertiwi ini adalah bibit yang tidak di inginkan oleh masyarakat karena kwalitasnya yang sangat rendah". Ungkap Andi.

Baca Juga  Personil Polsek Galut Polres Takalar, Selidiki Penyebab Kematian Mayat yang Ditemukan di Gudang Tua Tamasaju

Lanjut diungkapkan Andi kembali, 'Selain itu, ,ada bantuan alsintan ( Hand Traktor ) sebanyak 42 unit untuk 11 kecamatan di kabupaten jeneponto, tetapi dari hasil investigasi kami di lapangan, kami hanya menemukan 1 unit saja, sementara sisanya 41 unit tidak di ketahuiriimbanya, dari informasi yang sempat kami peroleh di masyarakat, bahwa alsintan tersebut di duga di perjual belikan mulai dari harga 8 juta sampai di atas 10 juta". Ungkapnya.

Lebih jauh lagi dijelaskan, "Ada dugaan terjadi persekongkolan jahat antara pihak BPP kecamatan Bangkala dengan beberapa oknum-oknum pegawai dinas pertanian kabupaten jeneponto, karena kemarin kami meminta data kelompok tani yang ada di kecamatan bangkala, tetapi pihak BPP menutupi dan menyatakan bahwa tidak bisa di buka data BPP ini kalau tidak ada intruksi dari dinas atau pimpinan, tentunya ini menimbulkan pertanyaan ada apa? Jadi kami anggap ini ada persekongkolang jahat". Tutup Andi.

Baca Juga  Polsek Pallangga Amankan Pelaku Judi Domino

Dilain pihak, Kepala BPP Kec.Bangkala Nasdi yang coba dikonfirmasi oleh awak media ini di kantornya,  yang bersangkutan tidak berada di tempat, bahkan beberapa pegawai yang ada bungkam dan tidak bersedia dikonfirmasi.

Aksi puluhan massa ini sdmpat membuat macet jslan poros Jeneponto Makassar, karena mereka menahan sebuah mobil Box yang kemudian menjadikannya sebagai panggung orasi fibtengah jalan.

Advertisement
BAGIKAN