GEMAH Akan Lakukan Demo Besar Besaran, Minta Kapolrestabes Makassar Segera Dicopot, Ada Apa??

1041

SULSELBERITA.COM. Makassar,- Gerakan Masyrakat Peduli Hukum Dan Ham. Akan Mengepung Polda Sulawesi Selatan Terkait dugaan Kasus Penganiayaan Korban salah Tangkap Yang Dilakukan Oleh Oknum Aparat Kepolisian Polrestabes Makassar Terhadap H.ashar yang Ber Profesi Sebagai Driver Taxi Online

Kronologi kejadian , Penangkapan Korban Terjadi Pada Hari Rabu Tanggal 8 Januari 2020 Sekitar Pukul 23:30 WITA Kemudian Di Lepas Pada Hari Kamis Pada Tanggal 09 Januari 2020 Pada Pukul 18:00 WITA Dalam Kondisi Korban Masih Di Opname Sampai Sekarang Di RS Grestalina Makassar.

Dalam Kasus Hal Tersbut Jendral Lapangan Gerakan Masyarakat Peduli Hukum Dan Ham Mengecam Tindakan Bar Bar Oknum Aparat Tersebut dan Melanggar Kode Etik Kepolisian Serta Menabrak Peraturan Per Undang Undangan Sesuai Pasal 170 KUHP .

Baca Juga  Pembobol ATM Lintas Provinsi Diringkus Resmob Polda Sulsel

" Catat Hari Selasa Kami Akan Melakukan Aksi Unjuk Rasa Besar Besaran Di Mapolda Sulawesi selatan Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Tersebut".
Cetus Andy Setiawan

Dalam Rilisanya Praktisi HAM Tersebut Menambahkan Bahwasanya Dalam kejadian Salah tangkap Tersebut Kapolrestabes Harus Bertanggung Jawab Penuh Sesuai Sanksi Yang Ada .

" Kapolrestabes Harus Di Copot karna Kami anggap Lemah Dalam fungsi Pengawasan Dan Evalusi Terhadap Satuan Kerjanya". Tambahnya

Editor: Ilham
Advertisement
BAGIKAN