Ketua DPW KPK INTIM Sul-Sel Minta Pemerintah Jangan “Mengalihkan” Issu

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar,- Diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Komunitas Pencegahan Korupsi Indonsia Timur, Sulawesi Selatan, ada beberapa polemik saat ini yang terjadi bangsa kita yaitu, Bangkrutnya PT. JIWASRAYA, terungkapnya kasus penyiraman Air Keras terhadap NOVEL BASWEDAN dan China mengklaim LAUT NATUNA sebagai wilayahnya.

Menurut analisa secara pribadi, saat ini para penguasa telah berusaha melenyapkan issu bangkrutnya PT.JIWASRAYA karena terindikasi PRESIDEN terlibat dalam kasus tersebut yang dikabarkan PRESIDEN akan di MAKSULKAN, sehingga dimunculkan 2 kasus besar yang telah lama menjadi perbincangan publik, diantaranya kasus pelanggaran HAM terhadap NOVEL BASWEDAN yang diindikasikan 2 POLISI aktif yang terlibat menyiram air keras terhadap mantan penyidik KPK tersebut, namun issu tersebut belum bisa melenyapkan kasus PT. JIWASRAYA yang belum diketahui apa motif yang mengakibatkan PT. JIWASRAYA ini kemudian mengalami kebangkrutan. Ujar Akram.S.H

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Sehingga dimunculkanlah kembali issu LAUT NATUNA yang diklaim oleh china sebagai perairannya, dan pada akhirnya issu inilah yang mampu menghilangkan kasus bangkrutnya PT. JIWASRAYA, padahal kita ketahui bersama bahwa kasus pengklaiman LAUT NATUNA sudah terjadi pada tahun 2016 lalu.
Kita akan melihat nantinya apakah kasus PT. JIWASRAYA kembali dimunculkan ataukah hilang begitu saja.

Editor: Ilham

Pos terkait