APEGTI Lakukan Aksi Tandingan Terhadap Aksi Unjuk Rasa oleh Aliansi Rakyat Melawan Oligarki

426

SULSELBERITA.COM. Makassar,- Puluhan Mahasiswa gelar aksi unjuk rasa di Pertigaan Bolevard Pettarani Jl. A.P. Pettarani Kel. Gn. Sari Kec. Rappocini dari Aliansi Rakyat Melawan Oligarki (ARMO) Estimasi massa sekitar 30 orang yang dipimpin Walfer (Jendlap/Aktivis), menurut Alfarisin (Korlap), aksi dalam rangka menyikapi "Penegakan HAM dan Terutama Hak Sipil dan Politik."

Sekira pukul 16.50 Wita, Massa aksi dihalau oleh Pasukan Merah Putih yang dipimpin oleh Sdr. Zhulkifli (Ketua BMI) dan terjadi aksi saling dorong terhadap massa aksi. Tak lama berselang Aparat Kepolisian Polsek Rappocini dan Polrestabes Makassar mengamankan aksi.

"Zhulkifli Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI), Dikonfirmasi awak media (02/01/20) malam mengatakan "Aksi kami tadi adalah gabungan dari laskar merah putih, Aliansi Mahasiswa Mahasiswa dan Pemuda (AMP) dan Brigade Muslim Indonesia (BMI), kami turun melakukan aksi tandingan karna kelompok ini sdh sangat sering melakukan aksi yang di duga mendukung gerakan papua merdeka.

Baca Juga  Husni Thamrin Sosok Koordinator Duta Wisata Covid 19 di Sulawesi Selatan

Dalam aksinya selain berusaha menarik militer yang sebenarnya di tempatkan oleh pemerintah untuk menjaga keamanan mereka juga meminta pembebasan tanpa syarat para pelaku pelaku yang di duga kuat adalah pelaku kriminal yang berafialisasi dengan gerakan papua merdeka, kelompok ini bukan pertama kali turun ditanggal 02 Desember saat hari ulang tahun OPM kelompok ini juga turun dan menuntuk negara mengakui kemerdekaan Papua. Terangnya.

"Menurut kami ini adalah aksi provokasi yang selalu mereka buat supaya warga makassar marah dan menyerang asrama papua dan kemudian dijadikan pemicu baru di Papua sana, mereka tau bahwa Masyarakat Sulsel sangat sedih dengan meninggalnya beberapa saudara kita disana dan sepertinya mereka mau mengambil keuntungan dengan cara membuat aksi provokasi yang bisa memicu warga untuk menyerang asrama Papua, kami ingatkan kepada mereka untuk berhenti melakukan aksi provokasi yang diduga merupakan aksi dukungan kepada gerakan papua merdeka karna kami yang tergabung dalam Aliansi penjaga gerbang timur indonesia sepakat akan melawan semua kekuatan yg akan merongrong NKRI dan Pancasila. Tutupnya. (WS)

Editor: Ilham
Advertisement
BAGIKAN