Tiga Desa di Galesong Turut Aktif Salurkan Realisasi P22

225

SULSELBERITACOM. Takalar-Usai penyerahan bantuan realisasi P22 tingkat kabupaten, secara berturut-turut bantuan yang berasal dari dana desa juga dibagikan oleh Bupati Takalar pada tiga desa di Kecamatan Galesong.

Masing-masing desa tersebut yakni Desa Galesong Kota dengan bantuan mesin fiber untuk nelayan 30 unit, mesin pompa 23 unit, dan bantuan sapi sebanyak 5 ekor serta kartu Indonesia sehat.

Kemudian bantuan di Desa Galesong Baru, berupa Sapi 10 ekor, bantuan mesin fiber untuk 8 kepala keluarga, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni untuk 111 kepala keluarga, dan bantuan alat pertukangan untuk 4 kepala keluarga.

Sedangkan di Desa Kalukuang bantuan berupa material rumah tidak layak huni untuk 92 KK, bantuan jambanisasi 10 KK, bantuan handsprayer 40 unit, bantuan aki dan electrik pump sebanyak 26 unit, serta bantuan pompa 50 unit.

Baca Juga  Sekda Takalar Optimis Takalar Bisa Realisasikan Penerimaan PBB 100% Akhir Oktober

Bupati Takalar H. Syamsari, menyampaikan bahwa bantuan yang dibagikan sejak setahun yang lalu tersebut merupakan pemacu semangat untuk warga untuk meningkatkan pendapatan dan memperbaiki taraf hidup masyarakat.

"Saya ingin tekankan disini, bahwa bantuan ini hanya pemacu semangat, bukan segala-galanya. Karena tidak ada yang bisa berubah jika hanya mengharapkan bantuan, kecuali kita sendiri yang ingin berubah. Ini harus disertai dengan tetap bekerja yang lain. Kita kembangkan bantuan ini agar menambah pendapatan," jelas Bupati Inovatif tersebut.

H. Syamsari menambahkan bahwa melalui bantuan ini juga pemerintah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan uangnya untuk hal lain yang lebih bermanfaat, tidak perlu lagi dipergunakan umtuk membeli material untuk memperbaiki rumah atau membayar rumah sakit.

"Kita sama-sama berdo'a, pembangkit semangat hari ini dikembangkan dengan baik dan dimanfaatkan oleh setiap kelompok. Dan ini semua saya tidak bisa mengawasi sendiri. Semua ini dapat diawasi dengan bantuan dari perangkat desa, babinsa, babinkatibmas dan pak Camat," tutup H. Syamsari.

Baca Juga  Baznas Enrekang Terkesan Rampas Gaji ASN Tanpa Konfirmasi
Advertisement
BAGIKAN