Kepsek SMAN 8 Takalar Bersama Komite Sekolah Bantah ada Pungli

729

SULSELBERITA.COM. Takalar - Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, terkait tudingaan terjadinya pungutan liar (pungli) di bantah langsung oleh kepala Sekolah SMAN.8 Takalar. Ibrahim, S.Pd. M.Pd. Jumat, (2/82019).

"Apa.yang disampaikan oleh sumber yang me gaku sebagai orang tua siswa, itu sama sekali tidak benar, itu bukan Pungli, tetapi kesepakatan antara pihak komite sekolah dan orang tua siswa". Ujarnya.

Lanjut dikatakan, "Apa yang disampaikan tersebut, itu tidak lengkap, perlu diketahui bahwa pada dasarnya semua sekolah melakukan itu. Kronologisnya begini, di sekolah itu  tidak serta merta. karena yang melakukan iitu pihak komite sekolah, yakni melalui orang tua siswa dan komite..kemudian membuat kesepakatan mengenai perlengkapan siswa". Ungkapnya lagi.

Advertisement

Lebih jauh lagi dijelaskan kepsek SMAN.8 ini, "Ada berita acara yang lengkap dengan tanda tangan orang tua siswa sebanyak 90 orang, sekolah hanya memfasilitasi pertemuan orang tua siswa dengan komite, semwntara terkait seorang ASN yang di juga ikut disebut, itu bukan sebagai PNS nya tetapi sebagai pengurus komitenya. Jadi pada intinya saya membantah ini bukan pungli tapi resmi". Ujarnya lebih jauh".

Baca Juga  Dugaan Intimidasi Jurnalis Belum Temukan Titik Terang, JOIN Minta Polrestabes Makassar Bekerja Lebih Progresif dan Profesional

"Pada prinsipnya komite yang menangani bukan pihak sekolah, kami pihak sekolah tidak berani melakukan itu, kalau bukan komite yang melakukannya". Tutup Kepsek SMAN.8 tersebut.

Sementara itu, ketua komite sekolah Abdullah Bani melalui sekretarisnya
Hajil Muhammad s.Kep.M.Kes. yang ikut dikonfirmasi, membenaarkaan bahwa memang itu kesepakatan bersama komite sekolah dengan orang tua siswa.

"Itu sudah kesepakatan antara pihak komite dan orang tua siswa, dan itu ada berita acaranya, saya sendiri yang meminpin rapat waktu itu". Ujarnya. Jumat,, (2/8/2019).

Advertisement
BAGIKAN