Blokir Jalan, Unjukrasa PB-Hipermata Tuntut Kejelasan Soal Aset Daerah

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (PB-Hipermata) Periode 2018-2020 dan sejajaran komisariat melakukan aksi unjuk rasa besar besaran di depan kantor Bupati Takalar menuntut kejelasan pemerintah dalam pemeliharaan aset daerah, khususnya Asrama mahasiswa putra di Jl. Bonto Mene, No.20A (Sekretariat PB-Hipermata) dan Asrama mahasiswa putri (Aspuri) di Jl. Abdullah Dessirua. Kamis, (4/4/2019).

Aksi unjuk rasa ini akhirnya memacetkan jalan di depan Kantor Bupati. Pasalnya puluhan anggota unjukrasa menghentikan mobil truk, dan memblokir jalan rahbmakassar menuju ke selatan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Jenderal Lapangan, menjelaskan maksud dan tujuan kehadirannya para pengunjukrasa tersebut, guna mempertanyakan kembali ketidakpedulian pemerintah kabupaten  terhadap aset daerah.

“Saat ini pemerintah daerah Takalar telah menutup mata dalam persoalan mahasiswa, kami datang dengan baik, tapi kami ditutupi pagar dan pintu, ini tanda ketidakpedulian pemerintah takalar,” Ungkap Irvan Saban, Kamis (04/04/2019).

Sementara itu PB-Hipermata periode 2018-2020 yang dinahkodai Alfian Pasolangi membenarkan bahwa asrama mahasiswa sudah semestinya direnovasi.

“Iya karena sejak didirikannya Asrama Mahasiswa Putra di Jl. Bonto Mene tahun 2006 silam, dan Asrama Mahasiswa Putri di Jl. Abdesir tahun 2002.” Tandas ketua umum PB Hipermata ini.

Pos terkait