Kadis Lingkungan Hidup Takalar, Ancam Cabut Isin Lingkungan Tambang Bontorita

746

SULSELBERITA.COM. Takalar - Polemik tambang galian C yang ada di lingkungan Bontorita, Kelurahan Manongkoki, Kecamatan Polongbangkeng Utara, kini memasuki babak baru, setelah sebelumnya beramai ramai di tolak dan di demo kaum emak emak, sekarang izin lingkungannya terancam dicabut.

Ancaman pencabutan izin lingkungan tersebut, di katakan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Takalar, Andi Rijal Mustamin, yang mengatakan bahwa pihaknya akan segera mencabut izin lingkungan penambangan milik Daeng Makka yang selama ini beroperasi di Bontorita. Senin (4/2/2019).

"Selain terindikasi telah terjadi pengrusakan lingkungan, pengelola tambang juga di duga menambang diluar dari titik koordinat yang telah ditentukan oleh pemerintah". Ungkap Andi Rijal.

Advertisement

Selain itu, Kadis Lingkungan Hidup ini juga menegaskan, jika pihaknya telah dua kali menyurati pihak pengelola tambang terkait dengan pengrusakan lingkungannya. Tetapi pihak pengelola sama sekali tidak pernah mengindahkan surat teguran kami selaku Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga  Tuntut Pencairan Beasiswa Tahun 2019, PB Hipermata Kembali Lakukan Aksi Unjuk Rasa

"Insyaallah, dalam waktu dekat ini, kami akan kembali turun ke lokasi tambang untuk melakukan beberapa kajian lingkungan. Sebab, izin lingkungannya terancam kami akan cabut, karena telah melanggar ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah".

Sedangkan untuk mencabut izin operasionalnya itu domainnya
Dinas Energi Sumber Dan Mineral (DESM) melalui Inspektur Pertambangan Provinsi Sulsel. Jelas Andi Rijal Mustamin.

Mengenai dengan Pidananya, kita melihat nanti kinerja Polres Takalar di bagian Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), apakah penambangan tersebut telah melanggar tindak pidana atau tidak.

Pastinya kami tegaskan bahwa di penambangan itu kuat dugaan telah merusak lingkungan dan tidak selama ini tidak memiliki izin tambang galin C jenis Pasir. "Diizinnya hanya tambang galian C untuk tanah Urug sementara dia telah menambang pasir" jelasnya Andi Rijal.

Baca Juga  Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) malam Mingguan di PHP, ini Alasannya
Advertisement
BAGIKAN