SULSELBERITA.COM. Takalar – Pemblokiran Rekening milik Supriyono Alias Botok yang merupakan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.
Pemblokiran tersebut bermula saat Botok mendampingi aksi masyarakat Pati di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Jum’at, 21 Agustus 2026.
Saat hendak menggunakan dananya yang ada di rekening untuk kebutuhan logistik peserta aksi, ia tidak dapat mengakses rekening tersebut.
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Pusat (PP) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Firmansyah Demma menyayangkan keputusan yang diambil oleh pihak Bank Mandiri.
“Ya meski pihak Bank Mandiri sudah melakukan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka, kami tetap menyayangkan kejadian seperti itu. Seharusnya, Bank Mandiri bijaksana mengambil keputusan sekalipun itu permintaan dari kepolisian,” ungkap Firman.
Firman menilai, bahwa keputusan Bank Mandiri sangat berdampak pada tingkat kepercayaan publik.
“Apapun namanya, mau itu pemblokiran atau penundaan transaksi sementara waktu, tetap itu berpengaruh pada kepercayaan publik. Masyarakat akhirnya khawatir menaruh kepercayaan besar kepada Bank Mandiri, dan itu berpengaruh pada produktifitas bank,” jelasnya.
Karena itu, agar praktik serupa tak merembes ke berbagai daerah, ia mendorong semua Bank Mandiri yang ada di Indonesia utamanya di Kabupaten Takalar, Sulsel, menjaga integritasnya.
“Agar hal seperti ini tidak terulang, integritas adalah kuncinya. Oleh karena itu, kami mendorong Bank Mandiri yang ada di Sulsel terutama di Kabupaten Takalar agar tetap menjaga integritasnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, sebagai putra Takalar yang kini memegang jabatan inti di organisasi level nasional, ia berharap kampungnya terhindar dari bentuk-bentuk kedzoliman.
“Kedzoliman tidak boleh langgeng di semua daerah. Terutama di Kabupaten Takalar. Sebagai putra Takalar, saya tidak ingin ada praktik semacam ini terjadi di kampung saya karena akan merugikan dan merusak nama baik daerah,” harapnya.
Pimpinan Cabang beserta jajaran Bank Mandiri Takalar diminta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Takalar tanpa terkecuali.












