Kadisdik Takalar: Dana BOSP Kinerja Harus Transparan dan Terintegrasi Aplikasi PASSIRIKA BOS

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. TAKALAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar menggelar kegiatan penguatan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Tahun 2026 di Ruang Pola kantor dinas, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Dody Riyan Saputra, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mursalim serta Kasi Kurikulum Aminuddin, dan dihadiri para kepala sekolah serta pendidik dari sejumlah satuan pendidikan.

Sebanyak 38 sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP di wilayah ini ditetapkan sebagai penerima BOSP Kinerja tahun ini. Penguatan tersebut bertujuan memastikan dana dikelola tepat sasaran, efektif, transparan, dan akuntabel demi mendongkrak kualitas layanan pendidikan di sekolah masing-masing.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dalam kesempatan itu, pihak dinas juga memperkenalkan serta memperkuat penggunaan Aplikasi PASSIRIKA BOS sebagai wujud tata kelola berbasis digital. Aplikasi ini dirancang untuk mendorong efisiensi dan keterbukaan administrasi, memudahkan pendokumentasian penggunaan anggaran, serta memperlancar penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Kepala Dinas Dody Riyan Saputra menegaskan tanggung jawab besar bagi sekolah penerima bantuan. “Dengan PASSIRIKA BOS, kita bangun tata kelola yang transparan dan efisien. Setiap pengeluaran harus jelas peruntukannya dan Laporan Pertanggungjawaban tersusun rapi,” tegasnya.

Digitalisasi ini juga dinilai memperkuat sistem pemantauan dan evaluasi kinerja sekolah secara terintegrasi. Pemerintah daerah berharap seluruh peserta dapat menguasai sistem tersebut dan menerapkannya secara optimal, sehingga dana bantuan benar-benar berdayaguna untuk peningkatan mutu pembelajaran serta pelayanan pendidikan yang berintegritas dan modern di Takalar.

Pos terkait