Model Baru KKN di Pattallassang, Orang Tua Mahasiswa Apresiasi Kebijakan Pemisahan Posko Putra dan Putri

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar, 9 juli 2026 — Pemerintah Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, menerima 72 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Kamis (9/7/2026).

 

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Para mahasiswa akan menjalankan pengabdian masyarakat di tujuh kelurahan selama masa pelaksanaan KKN.

 

Pada pelaksanaan tahun ini, Pemerintah Kecamatan Pattallassang menerapkan pola penempatan yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mahasiswa laki-laki dan perempuan ditempatkan pada posko yang terpisah sehingga di setiap kelurahan terdapat dua posko, yakni posko mahasiswa laki-laki dan posko mahasiswa perempuan.

 

Camat Pattallassang, Bansuhari Said, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan pelaksanaan KKN yang lebih tertib, aman, serta memberikan rasa nyaman bagi mahasiswa, masyarakat, dan keluarga peserta.

 

“Pelaksanaan KKN tahun ini kami desain berbeda. Pemisahan posko mahasiswa laki-laki dan perempuan bukan sekadar pengaturan tempat tinggal, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam menjaga kenyamanan, keamanan, serta menjunjung nilai-nilai etika selama mahasiswa menjalankan pengabdian di tengah masyarakat,” kata Bansuhari dalam sambutannya.

 

Menurut dia, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi pengabdian.

 

Ia berharap seluruh mahasiswa dapat menjadi mitra pemerintah kelurahan dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya melalui program-program tematik yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

 

Sementara itu, salah seorang orang tua mahasiswa yang turut mengantarkan anaknya mengikuti penerimaan KKN mengaku mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kecamatan Pattallassang yang memisahkan tempat tinggal mahasiswa laki-laki dan perempuan.

 

“Kami merasa lebih tenang sebagai orang tua. Kebijakan ini menunjukkan adanya perhatian terhadap keamanan dan kenyamanan mahasiswa selama mengikuti KKN,” ujarnya.

 

Sebanyak 72 mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin tersebut selanjutnya akan disebar ke tujuh kelurahan di Kecamatan Pattallassang untuk melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat sesuai tema pengabdian yang diusung universitas.

 

Pemerintah Kecamatan Pattallassang berharap kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat menghasilkan program-program yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di tingkat kelurahan.

Pos terkait