Camat Pattallassang Terapkan Pola “Berkantor Keliling”, Layanan Publik Makin Dekat ke Warga

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

SULSELBERITA.COM. Takalar – 7 April 2026 – Dalam upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan humanis, Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menerapkan terobosan baru dengan melakukan kegiatan berkantor keliling.

Program yang dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026) ini kali pertama digelar di Kelurahan Pappa. Berbeda dengan sistem kerja konvensional yang terpusat di kantor kecamatan, langkah ini membawa seluruh fungsi pelayanan dan pengawasan langsung ke titik terdekat dengan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Kehadiran camat di kantor kelurahan membuka ruang interaksi yang lebih cepat, transparan, dan tanpa sekat antara pemimpin dan warga.

Dalam keterangannya, Bansuhari Said menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata untuk memastikan kualitas pelayanan berjalan efektif di tingkat bawah.

“Dengan berada langsung di lokasi, kita bisa melihat, mendengar, dan merasakan sendiri bagaimana pelayanan berlangsung, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat,” ujar Bansuhari Said.

Selama menjalankan aktivitas administrasi di Kelurahan Pappa, Camat juga menyempatkan waktu untuk berdialog langsung dengan warga yang datang mengurus keperluan. Berbagai masukan, keluhan, dan aspirasi pun diterima secara langsung untuk dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan layanan ke depannya.

Warga Apresiasi: Akhirnya Bisa Bertemu Camat Tanpa Jarak

Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dan respon positif dari masyarakat. Salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan hadirnya pimpinan wilayah langsung di kelurahan.

“Biasanya sulit sekali bertemu camat. Tapi hari ini kami bisa bertemu langsung tanpa harus jauh-jauh ke kantor kecamatan. Ini sangat membantu,” tutur warga tersebut.

Ia pun berharap pola kerja yang inovatif ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi jajaran pemerintahan lainnya. “Semoga ini menjadi contoh, bukan hanya untuk camat lain, tetapi juga lurah agar semakin dekat dengan masyarakat,” tambahnya.

Langkah berkantor keliling ini menjadi sinyal perubahan paradigma birokrasi yang lebih adaptif. Pemerintah tidak lagi menunggu masyarakat datang, melainkan aktif mendatangi dan memahami kebutuhan warga secara langsung.

Pos terkait