SEKELOMPOK OTK MERUSAK TOKO BUGIS MART DI TAKALAR DINI HARI, KERUGIAN LEBIH RP4 JUTA

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. TAKALAR, 22 Desember 2025 – Aksi penyerangan dan pemusnahan barang dagangan dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di Toko Nihta Cell, sebuah toko barang campuran berkarakter Bugis, di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Peristiwa terjadi pada Senin dini hari (22/12) sekitar pukul 03.37 Wita.

Toko yang terletak tepat di belakang SMA Negeri 3 Takalar menjadi sasaran kelompok pelaku yang datang secara tiba-tiba membawa senjata tajam. Menurut saksi, sebelum kejadian ada enam pemuda yang nongkrong di depan kios. Situasi berubah mencekam ketika rombongan OTK datang sambil mengacungkan senjata.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Keenam pemuda langsung berlari masuk ke dalam toko untuk menyelamatkan diri, namun pelaku tidak mengejar mereka. Sebaliknya, para pelaku meluapkan amuk dengan merusak barang dagangan di dalam toko secara membabi buta menggunakan senjata tajam. Dua unit sepeda motor milik pemuda yang terparkir di depan kios juga ikut dirusak.

“Kami heran karena tiba-tiba ada sekelompok rombongan membawa senjata tajam yang menyerang dengan membabi buta dan merusak semua jualan kami,” ujar Puang Taju, pemilik Toko Nihta Cell.

Pemilik toko memperkirakan kerugian material yang ditimbulkan mencapai lebih dari Rp4 juta. “Kami berharap semua pelaku bisa ditemukan dan dihukum sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Hingga saat ini, identitas dan motif para pelaku masih belum diketahui. Warga sekitar berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut untuk menjaga rasa aman di lingkungan Kalabbirang dan sekitarnya.

Pos terkait