SULSELBERITA.COM. Maros, 31 Agustus 2025 – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kabupaten Maros menggelar rapat internal guna merumuskan arah dan strategi pengembangan organisasi. Kegiatan ini berlangsung di Warkop Bamboe 2, Maros, dan dihadiri Ketua Distrik Muh. Ali Sakti, A.Md., Sekretaris Syamsul Bahri, S.M., jajaran pengurus, serta perwakilan dari Wilter Sulawesi Selatan, yakni Kepala Divisi Litigasi, Muh. Jufri, SH., C.LA.
Hadir pula Penasehat LSM GMBI Distrik Kabupaten Maros, Ir. H. Abdul Salam HS, S.SiT., MH., IP, yang memberikan wejangan mengenai pentingnya penguatan sosial, edukasi, serta pembangunan hubungan emosional dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kadiv Litigasi Wilter Sulsel, Muh. Jufri, SH., C.LA, menekankan pentingnya konsolidasi dan koordinasi internal guna membangun komunikasi organisasi yang baik dan solid.
Adapun pembahasan rapat difokuskan pada perencanaan program jangka pendek, menengah, dan panjang.
Program jangka pendek diarahkan pada penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, serta peningkatan koordinasi antar anggota.
Program jangka menengah difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kapabilitas anggota melalui pelatihan, pengkaderan SDM, dan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Program jangka panjang ditargetkan agar LSM GMBI Distrik Maros mampu menjadi organisasi yang solid, mandiri, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan perjuangan masyarakat bawah.
Ketua Distrik LSM GMBI Kabupaten Maros, Muh. Ali Sakti, A.Md., menegaskan bahwa seluruh rencana tersebut akan dijalankan dengan semangat kebersamaan. Hal ini sejalan dengan komitmen GMBI untuk menjaga kondusifitas sosial sekaligus memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
“Kami ingin GMBI Distrik Maros terus berkembang, memberi manfaat, dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah serta masyarakat dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan,” tegasnya.
Dengan semangat tersebut, GMBI Distrik Maros optimistis dapat menjadi salah satu kekuatan sosial yang berperan aktif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat bawah sekaligus mendukung pembangunan daerah.
**