OSIS SMA NEGERI 5 TAKALAR ; Perlahan Kehilangan Citra dan Marwahnya

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Galesong, – 1 Maret 2024. Jelang peralihan kekuasaan kepemimpinan pada tahta tertinggi di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA NEGERI 5 TAKALAR tampak berlangsung tidak bernafas. Pasalnya Musyawarah Besar baru saja ditunaikan beberapa pekan silam.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS untuk masa periode (2024-2025) perlahan kehilangan citra dan marwahnya. Dilihat dari tahapan pemilihan yang terkesan terburu-buru dan tidak bernafas. Proses pra pendaftaran dan pendaftaran begitu singkat dan tidak memberikan energi semangat dalam menatap tugas dan amanah ini ke depan dengan serius.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Setelah awak media membangun komunikasi langsung dengan salah satu demisioner nakhoda OSIS beberapa periode berlalu di rumahnya ia menyampaikan bahwa OSIS SMA NEGERI 5 TAKALAR sedikit membuang citra dan identitas dirinya dalam mencetuskan pemimpin-pemimpin yang berkualitas.

“Saya melihat bahwa kontestasi pemilihan ketua dan Wakil Ketua OSIS ini sejarah kali pertama pencalonan berlangsung berpasangan di kampus biru dan memberikan wajah baru” tuturnya.

Kendati demikian prinsip melahirkan pemimpin yang benar-benar diinginkan tidak melalui beberapa anak tangga yang menjadi pijakan proses kelahiran leader baru di OSIS dan warga Smanelt. Sehingga beberapa siswa dan siswi bingung siapa sebenarnya calon yang terbaik dari yang baik.

“Seyogyanya ada tahapan bakal calon sebelum naik menjadi calon, lalu ada masa kampanye yang leluasa, dan diakhir ada tahapan perhelatan adu gagasan seperti Visi dan Misi (Debat) dihadapan siswa (i) agar proses ini benar-benar matang”, ungkapnya.

“Semoga para elite tertinggi dan penyelenggara di perhelatan ini menjunjung tinggi nilai-nilai ketidakberpihakan dan menjaga mekanisme dengan sehat”, tutupnya.

Penulis : Putra

Pos terkait