Pemkab Takalar Tegaskan Kematian Bidan Puskesmas Bukan Karena Beban Kerja

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar –  27 November 2023.  Sekaitan dengan insiden kematian seorang Bidan di Puskesmas Mappakasunggu Kabupaten Takalar mendapatkan respon dari pemerintah kabupaten Takalar.

Sekadar diketahui, Senin 27 Nopember 2023, masyarakat Takalar dihebohkan penemuan mayat Nur Alfrida seorang warga Lingkungan Tala, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar dalam keadaan tergantung dan lehernya terlilit tali.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Informasi beredar jika Alfrida melakukan bunuh diri disebabkan tidak sanggup menanggung beban kerja di Puskesmas yang terlampau berat.

Kepala Puskesmas Mappakasunggu, Musyawirah, SKM, menjelaskan bahwa pihaknya dapat memastikan bahwa almarhumah tidak dibebani kerja yang berat.

“Betul almarhumah adalah Bidan Kordinator di Puskesmas. Tapi secara teknis, beliau melakukan langkah yang sifatnya kordinatif dengan bidan lain.”jelas Musyawirah.

Apakah ada kaitannya dengan persiapan Reakreditasi Puskesmas yang sedang berlangsung pada seluruh puskesmas di Takalar?.

“Saya bisa tegaskan bahwa beliau tidak masuk di tim inti di proses akreditasi ini. Karena semua aspek penilaian sudah diberikan kordinator untuk menyiapkan bahan yang diperlukan. Malah pekan lalu, almarhumah masih bercanda dengan seluruh teman-teman. Almarhumah adalah pribadi yang baik bagi kami di puskesmas.”pungkasnya.(*)

Pos terkait