KETUA BEM UMK : Puasa Ramadhan Momentum Membangun Kepekaan Politik Yang Humanis

58
Ketua BEM UMK

KENDARI -Seperti Kita ketahui Bersama Momentum Bulan Ramadhan 2023 Masehi berbarengan dengan Momentum elektoral atau bisa kita sebut masuk proses konstektasi politik 2024

Sebagai Sebuah Kontestasi hal ini kemudian membuat masyrakat terbelah akan pilihan politik, dan dukungan pada peserta pemilu tertentu. Dan hal ini kemudian mewarnai perbincangan media sosial

Advertisement

Banyaknya pembelahan yang terjadi itu kemudian membuat terbangunya ekslusivisme itu sendiri dalam masyrakat yang tanpa di sadari menjadi sebuah pertikaian, ada yang saling hujat, saling membenarkan diri, saling melakukan ujaran kebencian dan seterusnya

Oleh karena itu Puasa Ramadhan menjadi sangat baik agar masyrakat kemudian menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa. Hal ini sebagai momentum untuk membangkitkan sebuah embrio baru dalam diri yakni membangun kepekaan sosial atas sesama agar pembelahan yang terjadi menjelang kontestasi politik 2023 itu bisa sama sama di redam

Terutama masifnya informasi di media sosial harus kemudian disaring kebenaranya, perlu kita melakukan konfirmasi agar kita bisa mengetahui apakah kemudian informasi yang kita terima mengandung ujaran kebencian atau  hoaks. Hal itu untuk semakin meningkatkan derajat ibadah puasa Ramadhan kita

Marilah kita mengubah perbincangan di media sosial kita, perbincangan-perbincangan di lingkungan kita yang penuh dengan intrik politik, yang penuh dengan ujaran kebencian, yang penuh dengan pembelahan, itu sebaiknya kita sudahi lalu kemudian kita isi dengan penyampaian-penyampaian yang baik, yang dapat menetramkan kita semua agar terbangun persaudaraan yang kuat di anatara kita semua.

Oleh : Arjum
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Kendari

(Ardianto)