Tragis…Mantan Anggota DPRD Langkat Tewas Ditembak

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Wampu –
Painio (47), mantan anggota DPRD Langkat ditemukan tergeletak di jalan, Kamis (27/1/2023) sekira jam 23.18 WIB. Pada bagian dadanya terdapat luka bekas tembakan. Saat warga Dusun VII Bukit Dinding, Desa Besilam BL, Kecamatan Wampu, Langkat itu dibawa ke UGD RS Putri Bidadari Stabat, dokter menyatakan dirinya sudah meninggal dunia.

Paino diduga ditembak orang tak dikenal (OTK), saat melintas di jalan Devisi 1 Desa Besilam BL. Sekira jam 23.00 WIB, ia dan teman – teman ngobrolnya bergegas pulang dari warung milik Miran di Dusun I Desa Besilam BL, ke rumah masing – masing.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Saat itu, Paino pulang dengan mengendarai sepeda motor KLX miliknya. Tak berselang lama, warga mendengar ada letusan senjata api. Saat melintas di Devisi I Desa Besilam BL, Arif (30) teman ngobrol Paino di warung Miran, melihat korban tergeletak di tengah jalan.

Karena panik dan ketakutan, Arif kemudian memanggil Hendra untuk datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat tubuh Paino dibalikkan oleh teman – temannya itu, ditemukan ada luka tembak di dadanya.

Kemudian, Arif dan Hendra membawa Paino ke RS Putri Bidadari Stabat dengan menggunakan mobil. Saat dibawa ke UGD, sekira jam 00.50 WIB dokter jaga di sana menyatakan bahwa Paino sudah meninggal dunia.

Mendengar kabar itu, keluarga Paino lun datang ke RS Putri Bidadari. Karena merasa ada kejanggalan atas kematiannya, keluarga Paino kemudian menghubungi Polsek Stabat. Mereka meminta, agar polisi mengusutnya dan dilakukan penyelidikan.

Sekira jam 03.50 WIB, jenazah Paino dibawa ke RS Brimob Medan untuk dilakukan otopsi. Polisi kemudian mengumpulkan bukti – bukti dan saksi dan meminta keterangan dari keluarga korban.

Kapolsek Stabat AKP Ferry Ariandy SH MH membenarkan peristiwa penembakan itu. “Laporan lengkapnya nanti kami kirim ke Kasubbag Humas Polres Langkat,” kata Ferry via pesan WhatsApp-nya, Jum’at (27/1/223) pagi. (AVID/ar)

Pos terkait