Diduga Sampaikan Berita Bohong, Humas dan Kuasa Hukum Joker Poker PUB & KTV Selipkan Amplop Isi 50 Ribu

67
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Pekanbaru— Tak bosan-bosannya Pimpinan Perusahaan di Unit Tempat Usaha Hiburan Malam itu dengan ulah Manajemen Humas Joker Poker saat ini, mengundang sekaligus melakukan Konperensi Pers (Konpers) yang bertempat di Hotel Ayola Jalan HR. Soebrantas No 98 Panam Kota Pekanbaru pada pukul 13.00 Wib, ternyata ada Niat Jahat yang sangat hina.

Pasalnya, perbuatan hina dan memalukan itu dilakukan sambil mengundang para wartawan media cetak, elektronik, dan TV online.

Undangan yang dimaksud tersebar melalui WA Group Wartawan.

Advertisement

Dihadiri Puluhan Pemred dari berbagai Media Online, Cetak dan Televisi, ternyata Konpers tersebut lagi-lagi dijadikan sebagai Ajang Menyebarkan Fitnah dan Berita Bohong. Manajemen Humas kembali membela diri, dengan menyampaikan informasi bohong! Mulai dari Humas sampai Kuasa Hukumnya, bicara tanpa disertai data dan bukti-bukti yang akurat.

Baca Juga  Kapolsek Mappakasunggu Ikut Gotong Keranda Jenazah Warganya

Pertemuan itu juga membahas terkait beberapa item Pembahasan, yakni garis besarnya tentang sanggahan terkait Berita Viral yang saat ini berkembang, termasuk dengan Aksi Demonstrasi Besar-Besaran oleh Elemen Organisasi Melayu dan Mahasiswa serta Masyarakat, atas Keberadaan Joker Poker Pub & KTV tersebut.

Intinya, Konpers di salah satu ruang di Hotel Ayola Panam itu hanya untuk membela diri saja. Terbukti Humas dan Kuasa Hukumnya rajin Menyebarkan Informasi Bohong tanpa disertai Data. Cuap-Cuap kayak ikan Mas, sementara disatu sisi Tempat Usaha itu terbukti telah Mengganggu Ketentraman Masyarakat Kota Pekanbaru.

Selain itu, Humas dari tempat Usaha Maksiat Joker Poker justru memberikan Amplop berisi uang 20 sampai 50 Ribu Rupiah. Temuan ini sekaligus memastikan, bahwa mereka itu lakukan perbuatan hina yang sangat memalukan.

Baca Juga  Ada Apa Bhabinkamtibmas Bersama Pemdes dan Babinsa Aeng Towa Datangi Pasar Aeng Towa

“Mereka mencoba menyogok kami dengan cara-cara hina seperti ini. Ketahuan kali Humas dan Kuasa Hukumnya dari orang-orangĀ  yang tak punyak harga diril” kesal Rima Hutagaol, salah seorang Wartawan Media Cetak di Lobby Hotel Ayola tersebut. (*)

BAGIKAN