Dituding Sebar Hoax Penundaan Pilkades Takalar, Ini Tanggapan Ahmad Jais

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Tersebarnya isu pengusulan agar Pilkades serentak ditunda oleh anggota DPRD dari Fraksi PKS dituding hoax.

Anggota DPRD Takalar, Ahmad Jais diduga telah membuat hoaks terkait issu penundaan pilkades di Takalar dan mengatasnamakan Forkopimda.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Tidak ada agenda rapat forkopimda tadi malam. Forkopimda itu jelas diatur siapa saja didalamnya, Pak Jais bukan anggota Forkopimda, tidak berhak mengatasnamakan dirinya Forkopimda, itu jelas-jelas hoaks” tegas Syafaruddin, Kabag Prokopim Takalar.

Pelaksanaan pilkades sendiri telah diatur dalam UU lalu dijabarkan menjadi Perda dan Perbup tentang Pilkades, termasuk Penundaan pilkades ada itu mekanismenya. Semua tahapan pilkades ditetapkan dalam suatu SK Bupati.

Menanggapi tudingan tersebut, Legislator PKS ini malah santai saja, sambil tertawa kecil mengatakan, ” Kenapa pemda Takalar sensitif sekali kalau bicara soal surat menyurat ke Kemendagri”. Ujar Jais dari ujung sambungan telpon sambil tertawa kecil, Senin, 14/11/2022.

“Pemda Takalar jangan mencederai Demokrasi, pemda yang memicu terjadinya kekacauan yang terjadi saat ini, maka pemda lah yang harus mengakhirinya dengan menunda Pilkades serentak”. Tutup Jais santai.

Pos terkait