Group Distak Gelar Diskusi Siapa Layak PJ Bupati Takalar

86

SULSELBERITA.COM. TAKALAR, – Elemen masyarakat Takalar yang tergabung di Grup WhatsApp bernama Diskusi Takalar menggelar acara Diskusi Alun-Alun di Lapangan Makkatang Dg Sibali Takalar, Jumat 30 September 2022 sore.

Diskusi yang mengangkat tema “Siapa Layak Pj Bupati Takalar” dihadiri elemen Aktifis, Jurnalis, OKP dan Ormas berlangsung alot pada aspek kriteria calon penjabat Bupati Takalar.

Akademisi Dr H Nawir Rahman yang menjadi panelis secara virtual menekankan pentingnya calon Pj Bupati yang memahami pengelolaan pemerintahan.

“Harus dipilih seorang teknokratis dan terpilih sebagai Pj secara demokratis. Saya kira para pegiat dan aktifis harus mengambil peran untuk mengawal proses ini.”papar Dr Nawir yang merupakan dosen pada beberapa perguruan tinggi di Makassar.

Panelis lainnya, Ziaurrahman Mustari menyentil tentang keharusan warga Takalar untuk peduli pada calon Penjabat Bupati Takalar.

Baca Juga  Babinsa Danukusuman Dampingan Pemulangan Warga setelah selesai Karantina

“Kenapa kita harus peduli, karena masa jabatan Pj yang lebih dari dua tahun. Banyak program yang bisa dihasilkan jika penjabatnya mampu memetakan kendala dan memaksimalkan potensi yang ada.”papar Ziaur yang merupakan mantan komisioner KPU Sulsel.

Diskusi semakin menarik ketika para peserta menginginkan agar penjabat Bupati Takalar merupakan putra daerah asli Takalar.

“Ada tiga tahap pengusulan calon Pj. Dari kabupaten, provinsi dan kemendagri mengusulkan masing-masing tiga nama. Saya kira, kita harus dorong kepada fraksi-fraksi di DPRD Takalar untuk mengusulkan putra daerah asli Takalar. Terserah dia berkiprah di mana pun. Di kabupaten Takalar, banyak pejabat pratama yang layak.”tambah Ziaur.

Wacana ini diaminkan oleh dominan peserta diskusi. Putra daerah dinilai lebih memahami karakteristik daerah, termasuk kondisi sosial, politik dan budaya warga Takalar.

Baca Juga  Pemuda Milenial Ini Nilai Bupati Gowa Layak "Dobolok

“Saya mengajak seluruh pegiat di Takalar untuk mendorong wacana ini ke DPRD Takalar. Putra daerah menjadi prioritas utama pengusulan Pj Bupati Takalar,”tanggap Kamal Raja Muda, salah satu peserta diskusi yang berlatar jurnalis.

Untuk diketahui, setelah masa jabatan pasangan Syamsari Kitta-Achmad Se’re berakhir pada 22 Desember 2022, Takalar akan dipimpin oleh Penjabat Bupati sampai pelantikan Bupati – Wakil Bupati yang baru pada 2024 atau 2025 kelak.(*)

BAGIKAN