Ada Apa dengan Hari Kamis di MA Arifah ??

119

SULSELBERITA. COM. Gowa – Madrasah Aliyah Arifah menyepakati penggunaan hari Kamis sebagai hari berbahasa Inggris “English Day” demikian disampaikan oleh kepala MA Arifah Ridzan Djafri. Konsekuensi dari penetapan English Day ini adalah seluruh aktifitas guru dan siswa harus menggunakan bahasa Inggeris.

Hal ini adalah sebagai tindak lanjut dari dilaksanakannya English camp oleh organisasi ekskul Arifah English Club beberapa hari yang lalu.

Percakapan siswa dan guru di trotoar sekolah, di masjid, di kantin dan ditempat lainnya kata Ridzan, harus menggunakan bahasa Inggeris. Hal ini untuk membiasakan siswa MA Arifah bercakap dalam bahasa Inggris

Penggunaan bahasa inggeris sebagai bahasa non formal dikecualikan pada proses belajar formal, untuk kegiatan belajar mengajar didepan kelas guru boleh menggunakan bahasa Indonesia seperti biasa.

Terkait sangsi untuk siswa yang tidak menggunakan bahasa Inggeris, Ridzan menjelaskan bahwa ditahap awal, belum ada sangsi untuk pelanggaran penerapan English day. Hanya saja siswa dan guru yang berbahasa selain inggeris akan diingatkan bahwa saat ini adalah English day.