Orang Tua AS Menyabangi Lagi Kantor DPP Lsm Gempa Indonesia Dini Hari Sabtu 2/7/2022, Adanya Undangan Ke Dua Dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sul- Sel

201
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Gowa –¬†Orang tua Adrian Saputra atas nama H.kahar Muang datang dikantor DPP Lsm Gempa Indonesia karena adanya undangan ke dua untuk istrinya selaku pelapor dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan , dikatakan orang tua Adrian Saputra ( H.Kahar Muang) ke Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia Amiruddin.SH Kr.Tinggi “Tidak membiarkan istrinya menghadiri Undangan Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan karena yang dilaporkan adalah Penyidik narkoba sendiri yang menangani anaknya yang diduga melakukan pemerasan terhadap istrinya, sementara laporannya ditujukan kepada Provam” untuk ke Kapolda hanya tembusan.

Kedatangan orang tua Adrian Saputra tersangka dugaan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu karena sudah dua kali undangan istrinya dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan,menurutnya membiarkan istrinya menghadiri panggilan atau undangan apabila pihak Provam yang undang atau memanggilnya karena laporan ke Provam bukan ke Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Patroli Dialogis, Strategi Polsek Mapsu Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman

Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia menjelaskan kepada awak media dini hari Sabtu tanggal 2/7/2022. “Bahwa kedatangan orang tua Adrian Saputra di Kantor DPP Lsm Gempa Indonesia karena saat diberikan surat Undangan kedua dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan oleh ketua RK Pangkabinanga sempat mengeluarkan kata kata yang sifatnya membuat perasaan tidak tenang dan takut,karena Pak RK katakan kepada orang tua Adrian Saputra ” Kalau sudah 3 (tiga) datang surat sampai tidak dihadiri kita dijemput paksa” Nuraeni Dg Kebo ibu kandung Adrian Saputra yang mendapat dua kali undangan dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan tidak mau menghadiri undangan tersebut karena yang mereka laporkan adalah Penyidik Narkoba yang menangani kasus anaknya di Provam polda yang di tembusan Kapolri,Kejati dan ke Kapolda,menurutnya hanya menunggu Undangan atau Panggilan dari Provam Polda karena laporannya melalui Lsm Gempa Indonesia selaku kontrol sosial laporannya ditujukan ke Provam Polda Sul Sel.

Baca Juga  LKPI Mengajak Masyarakat Sinjai untuk Mengawal Anggaran Dana Penanganan Covid-19
Advertisement

Ditambahkan lagi oleh Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia bahwa Nuraeni Dg Kebo datang dikantor pada hari Senin tanggal 13 Juni 2022 meminta perlindungan hukum terkait permasalahan yang menimpa anaknya,kedatangan Nuraeni Dg Kebo menyampaikan permasalahan anaknya di Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia,maka ketua DPP Lsm Gempa Indonesia melayangkan Laporan ke Provam Polda tanggal 14 Juni 2022 dengan Perihal Laporan dan Permohonan Perlindungan Hukum kepada Kabid Provam Polda dan kami selaku kontrol sosial hanya menunggu Undangan atau Panggilan dari pihak Provam Polda Sulawesi Selatan bukan dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan sebagai atasan terlapor, tutupnya Ketua
DPP Lsm Gempa Indonesia Hp.085241416014.

BAGIKAN