Tim II Vaksinator Dinkes Sinjai Terus Galakkan Vaksinasi

52

SULSELBERITA.COM, SINJAI-Dalam rangka memutus dan mencegah Covid-19, tim II vaksinator Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sinjai yang di Ketuai Aliawati Albet beranggotakan Ismail , Ria Dwi Safril, Sufrawati, Nurazizah, Andi Tenri Wale, Sukarman Nur kembali melaksanakan program vaksinasi yang di motori oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulsel kembali menggelar vaksinasi di Kabupaten Sinjai, bertempat dihalaman kantor Dinas Sosial Sinjai, Selasa, (28/6/2022)

Salah satu Tim Vaksinator Nurazizah disela sela kegiatan vaksin menuturkan bahwa pelayanan vaksinasi ini Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) khusus wilayah Kabupaten Sinjai yang merupakan pelayanan pemerintah pusat.

Advertisement

“Hari ini dilakukan tim vaksin dinas kesehatan dihalaman kantor dinas sosial sinjai, dengan memberikan vaksinasi kepada ASN dan tenaga non ASN dan masyarakat umum yang belum sama sekali mendapat vaksinasi lengkap, dosis pertama, kedua dan vaksin booster.” Kata Cica sapaan kesehariannya.

Terkait dengan indikasi dari tingginya animo ASN dan Non ASN serta masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19, sekaligus indikasi tingginya kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dari ancaman Covid-19.
“Karena itu, saya menyampaikan terima kasih atas kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19,”

Dengan “Harapan kita bersama adalah bagaimana vaksinasi ini cepat tercapai targetnya, sehingga pandemi ini bisa berakhir menjadi endemi,” Katanya lagi.

Nurazizah salah satu anggota Tim II vaksinator Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sinjai disela sela pelayanan Vaksin Covid 19

Sementara itu Korwil Binda Sulsel Sinjai, Hamriadi mengatakan kegiatan vaksinasi ini terus kita galakkan mengajak masyarakat untuk mencegah lonjakan kasus di Kabupaten Sinjai.

Kita terus berupaya melakukan pencegahan sampai kasus ini betul-betul berakhir,”
“Vaksinasi ini halal dan juga meningkatkan imunitas dalam beraktivitas,”

Adi menambahkan, vaksinasi itu terus digalakkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 Subvarian BA.4 dan BA.5 yang baru ditemukan. Khususnya dosis kedua dan booster.