Konflik di DPP PAN Soppeng Berakhir, M Tawing Jadi Solusi

13

SULSELBERITA.COM. Makassar, — Teka-teki siapa yang dipilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasinal (PAN) Kabupaten Soppeng, akhirnya terjawab. DPP Partai berlambang matahari terbit itu memilih Muh Tawing, SE.

Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Makassar, Muh Tawing diamanahkan menakhodai DPD PAN Kabupaten Soppeng sebagai solusi terbaik guna meredam konflik internal di tubuh partai berlambang matahari terbit di kota kelelawar.

Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN sudah Tawing terima. Bahkan, Ketua Pertina Makassar tiga periode itu sudah dilantik oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. Ia dilantik bersamaan dengan pengurus DPW dan seluruh DPD PAN se-Sulsel di Hotel Claro Makassar, pada 22 Novemnber 2021, lalu.

Baca Juga  Camat Marbo Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Nurul Ansar Desa Bonto Parang

SK yang diterima Muh Tawing bernomor PAN/Kpts/KU-SJ/083/III/2022 tertanggal 28 Maret 2022. SK tentang Perubahan Pertama Kepengurusan DPD PAN Kab Soppeng periode 2020-2025 itu ditandatangani Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jendral (Sekjen) Eddy Soeparno.

‘’Iya, benar. SK dari DPP PAN sudah saya terima beberapa hari lalu. Insya Allah langkah selanjutnya saya akan melakukan koordinasi dan memgambil langkah-langkah strategis untuk membenahi PAN di Soppeng,” sebut Muh Tawing, Sabtu pagi, 9 April 2022.

Muh Tawing akan didampingi 14 wakil ketua. DPP PAN juga menunjuk Taswin dan Andi Muhammad Ichwan sebagai Sekretaris dan Bendahara.

Partai berslogan PAN terdePAN ini menggelar Musyawarah Daerah (Musda) serentak 24 DPD secara virtual pada awal 2021 lalu. Pelaksanaannya dua gelombang. Namun tidak semua hasil Musda berjalan mulus. Ada delapan DPD yang gagal memilih ketuanya. Salah satunya DPD PAN Kabupaten Soppeng.

Baca Juga  Pemda Takalar Bersama Polres Takalar dan TNI Melakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak
Dok.Ketua DPD PAN Soppeng Muh Tawing, SE bersama Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

‘’DPD yang tidak dapat menentukan ketuanya di Musda diambil alih oleh DPP,” jelas Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Muh Rusdi, beberapa waktu lalu.

Langkah ini diambil demi menghindari riak-riak di DPD. Olehnya itu, DPP mengambil alih dan menentukan ketua agar disepakati bersama DPD yang bersangkutan.
Pada Musda serentak awal 2021 lalu, hanya 16 daerah yang sudah menentukan ketuanya. Masing-masing Hamzah Hamid (Makassar), Sitti Husniah Dg Talenrang (Gowa), Asdin Basoddin Azis Beta (Jeneponto), Suryani Ramli (Selayar) dan Amran Mahmud (Wajo).

Selanjutnya Usman Sadik (Luwu Timur), Karemuddin (Luwu Utara), Andi Mappahakang (Sinjai), Yani Mulake (Luwu), Muh Yusuf Bajido (Banteng), Chaidir Syam (Maros), Andi Edy Manaf (Bulukumba), Musdalifah Pawe ( Parepare), Zulkarnain (Enrekang), Andi Wahyudi Taqwa (Bone) dan Agoni Lagha Karoma (Tana Toraja).(**)

Baca Juga  Tingkatkan Mutu Pelayanan, Dinkes Lakukan Penilaian Medis Dan Paramedis Di Puskesmas Pattallassang
BAGIKAN