Terkait Laporan Dugaan Pemalsuan Tandatangan Program Pasca Sarjana, Ketua DPP LSM Gempa Indonesia Akan Datangi Polda Sulsel

100
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Makassar – Besok hari selasa tanggal 8 Februari 2022 Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia Amiruddin.SH Kr.Tinggi mendatangi Kepala Kepolisian polda sulawesi selatan untuk mempertanyakan surat dari u.b.Karobinopsnal kepolisian Republik Indonesia tanggal 05 Nopember 2021 dimana surat tersebut balasan dari laporan ketua DPP Lsm Gempa Indonesia terkait kasus pemalsuan tanda tangan program pascasarjana Yayasan Wakaf Umi tahun 2014 yang diduga dilakukan oleh Ketua Program Pascasarjana dan direktur pascasarjana tahun 2014.

Sehubungan laporan DPP Lsm Gempa Indonesia terkait adanya pemalsuan tanda tangan dosen pascasarjana Yayasan Wakaf Umi yang dilaporkan oleh mantan Rektor UMI Prof Dr.H.Muh Nasir Hamzah.SE.M.Si penyidik mengeluarkan SP2HP dengan penjelasan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan dosen pascasarjana tahun 2014 tidak dapat ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan karena korban (dosen)yang di palsukan tanda tangan tidak keberatan.

Baca Juga  Kapolsek Bajeng Gowa Cek Penggunaan Aplikasi SISLAPHAR, ini Tujuannya

Amiruddin,sapaan akrabnya Kr.Tinggi melakukan pengaduan ke Mabes Polri karena menurutnya kasus pemalsuan tanda tangan dosen pascasarjana adalah delik Umum, bukan delik aduan karena Yayasan Wakaf Umi itu adalah lembaga pendidikan milik Umat, sangat mencederai dunia pendidikan apalagi pascasarjana Yayasan Wakaf Umi,hasil pengaduan ke Mabes Polri di jawab oleh atas nama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Kabareskrim u.b Karobinopsnal Brigjen Daniel Bolly H.Tifaona.S.I.K.M.Si,agar dapat ditangani dan kepala Kepolisian daerah Sulawesi Selatan dan untuk mempercepat prosesnya pihak Bareskrim Mabes Polri memerintahkan pihak polda agar setiap ada perkembangan dilaporkan secepatnya ke Bareskrim Mabes Polri melalui email.

Lanjut Kr.tinggi,dengan lambannya penanganan Kasus ini dari pihak polda dan tidak ada juga penyampaian ke pihak pengadu ketua DPP Lsm Gempa Indonesia sangat prihatin melihat penegakan hukum di kepolisian daerah Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Rakor PHBI, Putuskan Buka Masjid Pelaksanaan Salat Idul Adha

Ditambahkan lagi bahwa besok akan ketua DPP Lsm Gempa Indonesia akan datang ke polda sulawesi selatan untuk mempertanyakan laporannya, hasilnya akan dilaporkan kembali ke Mabes Polri, menurutnya kalau kasus pemalsuan tanda tangan dosen pascasarjana Yayasan Wakaf Umi tidak terungkap maka tidak tertutup kemungkinan banyak jebolan pascasarjana sama seperti ini,dan masih terjadi kasus pemalsuan tanda tangan dosen pascasarjana yang akan datang tutupnya.

DPP Lsm Gempa Indonesia
Hp.085241416014.

BAGIKAN