Sidang Sengketa PT. SBM vs Insinyur Memasuki Sidang Lanjutan

13

 

SULSELBERITA.COM || Perkara sengketa tanah anatara PT. Semen Bosowa Maros dengan seorang Insinyur H. Rusmanto Mansyur Effendy masih bergulir, kali ini memasuki siding ke-10 di Pengadilan Negeri Barru digelar dari pagi hingga siang.(8/9/2021)

Dalam sidang yang ke sepuluh ini, pihak tergugat 1 dalam hal ini pemilik SHM 001 Siawung, H. Rusmanto Mansyur Effendy menghadirkan saksi dari mantan kepala BPN Barru, Safiuddin yang menjabat sebagai kepala BPN Barru dari tahun 2013 sampai 2016.

Safiuddin saat ditanya oleh pengacara penggugat PT. Semen Bosowa Maros soal bagaimana itu pengoporan ha katas tanah itu, saksi Safiuddin menjawab bahwa sepengetahuannya bahwa yang Namanya pengoporan hak itu antara orang ke orang bukan antara orang ke Lembaga, apalagi kalau itu tanah negara tidak dapat diperjualbelikan, terang Safiuddin dalam sidang tersebut.

Baca Juga  Sukses Galang Dana Untuk Masamba, KPJ Makassar Serahkan Bantuan Ke Forum CSR Kesejahteraan Sosial Sulsel

Selain itu, yang menarik dalam proses persidangan saat pengacara PT. Semen Bosowa Maros mempertanyakan soal bagaimana tanah hibah itu hingga tiga kali berulang-ulang, Safiuddin menjawab, “Maaf pak, saya tidak mau jawab pertanyaan Bapak karena tidak ada hubungannya dengan perkara ini”, tegasnya.

Hakim Majelis kemudian memberikan keterangan kepada pengacara PT. Semen Bosowa Maros (PT. SBM) bahwa kuasa hukum PT. SBM tidak boleh memaksa saksi untuk menjawab karena ada haknya saksi untuk tidak menjawab pertanyaan tersebut, jelas Hakim Majelis.

Menilai kondisi sidang itu, pihak kuasa hukum dari PT. SBM kemudian kepada majelis hakim menyampaikan keinginannya untuk menghadirkan saksi ahli pada sidang berikutnya yang berkaitan dengan pengoporan hak atas tanah.

Burhan Kamma Marausa, SH.,MH menyikapi permohonan dari pihak kuasa hukum penggugat PT.SBM, menilai kalau kesempatan pihak penggugat untuk menghadirkan saksi telah selesai sesuai kesempatan sebelumnya yang diberikan oleh majelis hakim Pengadilan Barru, terang Burhan Kamma.

Baca Juga  Sehat Enggak Harus Mahal, Rasakan Dahsyatnya dengan Bersepeda

Dan sekarang ini, menurut Burhan Kamma adalah kesempatan diberikan kepada pihak tergugat lainnya untuk menghadirkan saksi, terangnya lagi.

Diketahui bahwa pada sidang ke-11 akan datang akan digelar pada hari kamis pekan depan.(*)

BAGIKAN