Dugaan Penghinaan Terhadap Wanita, Oknum Pengacara dilaporkan Ke Polisi

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

 

SULSELBERITA.COM || Medan , (RHT),oknum pengacara yang berdomisili di Medan dilaporkan ke Polrestabes Medan diduga melakukan pengancaman dan penghinaan terhadap Nurmalasari (28)

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Saya sudah laporkan oknum RHT dan MH rekannya ke Polrestabes Medan sesuai Nomor STTP/B/1618/VIII/2021/SPKT/ Polrestabes Medan,” ujar Nurmalasari didampingi Kuasa Hukumnya Yusuf Hanafi Pasaribu, SH kepada wartawan,Jumat(20/8)

Nurmala berharap, Polrestabes Medan bisa menindaklanjuti pengaduan tersebut sehingga ditemukan keadilan dan kebenaran .” Masak seorang pengacara bertindak kasar, melakukan penghinaan terhadap seorang wanita,” jelas ibu seorang anak itu.

Sebelumnya, oknum pengacara yang mengaku sebagai Kuasa Hukum dari Intan itu melakukan somasi kepada Nurmalasari soal adanya permasalahan di Arisan Online” RM”. Intan dicoret dari keanggotaan Arisan Online “RM” karena tidak mampu membayar uang arisan setelah 9 kali keterlambatan.Padahal dalam aturan 3 kali nunggak pembayaran bisa dikeluarkan.

Tapi dalam somasi tersebut, oknum pengacara itu melibatkan MH seolah-olah dirugikan setelah mentransfer uang ke rekening Nurmala.Padahal Nurmala tidak mengenal MH kecuali Intan yang saat ini berada di Malaysia.Ketika dipertanyakan ihwal MH tersebut, oknum pengacara tersebut tidak menjawabnya.

Kemudian Nurmala dan oknum pengacara tersebut pernah bertemu untuk membahas penyelesaian.Bahkan Nurmala berharap bisa dipertemukan dengan Intan Aseh.Tapi oknum pengacara tersebut malah menghardik dan mengancam Nurmala dengan kata kata kasar dihadapan orang banyak.

Tidak cukup sampai disitu saja,kata Nurmala, oknum pengacara tersebut membuat status di Facebook yang merendahkan dirinya sebagai wanita.Bahkan menuding Nurmala “baluap” dan punya hutang Rp 700 juta.

Menurut Nurmala,tuduhan oknum pengacara tersebut jelas merugikan dirinya sebagai pekerja wedding organizer.Akibat informasi yang tidak benar itu bisa mempengaruhi customer terhadap usahanya.”Bagaimana jadinya melalui info sesat itu usaha saya hancur,” kata wanita tinggal di Jalan Setia Luhur Medan terebut.

Pengacara Rustam Hamongan Tambunan gang dihubungi via ponsel menyatakan pengaduan Nurmala ke Polrestabes Medan hanya trik untuk menghindar dari tanggungjawabnya kepada Intan yang dirugikan sebagai anggota Arisan Online (***)

Teks foto : Pengacara Yusuf Hanafi Pasaribu memperlihatkan somasi RHT berisikan penghinaan.(AViD/opung )

Pos terkait